Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Musim Kehilangan yang Panjang
ilustrasi wanita kesepian (pexels.com/Daniil Kondrashin)

Setelah banyak kehilangan singgah di bahuku
Dunia terasa seperti kabut yang lewat
Yang kupeluk perlahan luruh dari genggaman
Sunyi pun menjadi teman setiap malam

Dulu aku mengejar kilau di atas air
Mengira cahaya itu bisa kusimpan
Namun waktu adalah pencuri yang setia
Ia membawa pergi apa yang kucintai

Kini hasratku mengering seperti daun tua
Tak lagi hijau oleh ambisi dan mimpi
Aku tahu kepemilikan hanyalah ilusi
Segala yang datang membawa perpisahan

Maka aku berhenti menggenggam semesta
Menerima diri sebagai tamu
Tak ada yang benar-benar menjadi milikku
Selain ikhlas yang lahir dari kehilangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team