Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Paragraf yang Kehilangan Makna

[PUISI] Paragraf yang Kehilangan Makna
ilustrasi wanita menulis paragraf di buku (Pexels.com/Letícia Alvares)
Share Article

Katanya aku majas hiperbola

Tuturku dianggap terlalu lugas

Gerakku dirasa cukup berlebihan

Meski tak sekalipun kulanggar aturan

Lain waktu aku seolah salah tanda baca

Kalimat yang seharusnya koma

Kububuhkan titik dengan sengaja

Padahal aku memang tak tahan jeda

Tanpa sadar vokal mulai hilang suara

Sementara konsonan saling berebut posisi

Buat kata hanya mampu dieja

Namun tak satupun miliki makna

Jadi kuizinkan sajalah mereka mencela

Jika cerita tak lagi mampu menjelma

Sebab paragraf mulai dipenuhi rongga

Biarlah tulisan kehilangan pembaca

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Di Balik Pintu Kost

17 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction