Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pasrah

[PUISI] Pasrah
ilustrasi bersandar (pexels.com/Frank Castañeda Peña)

Ada saat untuk berjuang
Ada saat untuk meletakkan tangan
Bukan kalah, hanya tahu batas
dan percaya ada tangan lain yang melanjutkan

Aku biarkan air mengalir
Karena sungai tak pernah salah arah
Yang belum datang, biarlah disiapkan waktu
Yang pergi, cukup diucap terima kasih

Pasrah adalah seni diam yang tahu makna
Bukan akhir, tapi cara baru memulai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction