Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Peluh Membasahi, Harapan Kecil Kian Menyala

[PUISI] Peluh Membasahi, Harapan Kecil Kian Menyala
ilustrasi lelaki pekerja keras (pexels.com/Emre Ezer)

Jejak kaki tertutup kabut pagi
Langkah ragu menyusuri hari
Dunia berubah tanpa aba-aba
Namun asa tetap jadi teman sejati

Angin membawa suara bisu
Cerita tentang mimpi yang pilu
Tapi hati tak pernah menyerah
Meski kadang letih menggelayut

Di antara debu dan gemuruh kota
Ada cahaya yang tak mudah padam
Kita belajar menata harapan
Di sela tawa dan air mata yang dalam

Meski jalan tak selalu jelas
Percaya saja pada langkah kecil
Karena hidup bukan tentang cepat
Tapi tentang terus berjalan gigih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Yang Harus Dilupakan

15 Apr 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction