Aku adalah penyulam rindu
Menyambung benang-benang kenangan menjadi kain
Mengaitkan kain-kain nostalgia menjadi selimut
Menenun selimut-selimut kerinduan menjadi puisi
Puisiku adalah luka pelangi
Berdarah-darah dengan rasa dan duka
Bersedih-sedih dengan tangis dan lara
Bertabur-tabur dengan luka dan dera
Aku dan puisiku adalah satu
Tak terobati oleh waktu dan jarak
Tak terhapus oleh logika dan akal
Tak terlupakan oleh rintangan dan halangan
![[PUISI] Penyulam Rindu](https://image.idntimes.com/post/20230518/arief-santoso-wqwzg3satd4-unsplash-1001d690a264831f96ef28206b75e80f.jpg)