Aku hanya persinggahan
Saat sepi perlahan datang
Setelah hatimu tenang
Aku kembali dibuang
Aku membangun harapan
Di atas papan yang rawan
Lucunya, aku tetap tinggal
Pada rasa yang semakin gagal
Kau sebut aku rumah yang salah
Sedangkan kau tak berniat menjadikanku tujuan
Agar tak mudah dihampiri
Kini kupaku pintu hati
![[PUISI] Rumah yang Salah](https://image.idntimes.com/post/20260519/engin_akyurt-woman-4617237_1920_1939d97d-8a91-450e-8ab1-f36631d3c23a.jpg)