Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Mendung yang Tak Bisa Dibagi

[PUISI] Mendung yang Tak Bisa Dibagi
ilustrasi perempuan bersedih (pexels.com/Engin Akyurt)
Share Article

Aku kembali berjalan dengan langkah tertatih
Ada berat saat kuberdiri sendiri
Dari jauh, kukenakan penutup wajah
Agar kuyakin bahwa aku bukan beban siapa-siapa

Pintu maaf kuketuk berulang kali
Tak ada bunyi yang kudengar barang cuma sekali
Mungkin inilah nyata bahwa aku kembali berdiri
Bersama rentetan isi kepala yang datang menghujani

Luka lama kembali kujahit
Tak ada cerita yang ingin kubagi
Bagaimana bisa?
Karena aku tak bisa membagi mendung pada orang lain

Jika takdir kembali hadir
Aku ingin berdiri di antara cahaya mentari
Ingin kupeluk bebas sebuah ketenangan
Bersama dekapnya yang hangat melembutkan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team