Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Surat Tanpa Alamat

[PUISI] Surat Tanpa Alamat
anak perempuan dan surat
Share Article

Di balik ingatan yang samar dan kelabu,
Ada rindu yang tumbuh tanpa tahu arahnya.
Seperti mencari bayang di malam bertabur abu,
Aku adalah anak perempuan yang kehilangan kompasnya.
Mereka bilang, ayah adalah cinta pertama,
Namun pelukan itu rahasia yang tak sempat kubaca.

Aku hanya mengenalmu dari lembar foto lama,
Dan cerita orang-orang tentang tawamu yang jenaka.
Setiap langkah kecilku beranjak dewasa,
Ada ruang kosong yang tak pernah bisa diisi.

Saat melihat jemari gadis lain digenggam mesra,
Hati kecilku berbisik, memanggilmu dalam sepi.
Aku belajar kuat dari ketiadaanmu,
Menjadi pelindung bagi diriku sendiri.

Namun sedalam apa pun waktu mengubur pilu,
Nama "Ayah" tetaplah getar yang paling sunyi.
Ayah, meski kita tak sempat berbagi cerita,
Dan jalan kita telah dipisahkan oleh takdir yang jauh,
Kau tetaplah akar dari setiap untaian doa,
Tempat rindu ini pulang, meski dalam rapuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Surat Tanpa Alamat

28 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction