Angin bertiup kencang ke arah lain
Membelokkan jalan yang telah kupilih
Meninggalkan jejak yang semula kukenal
Menjadi arah yang asing di hadapanku
Jalan yang kukira akan kutempuh
Perlahan menjauh dari pandangan
Sementara langkahku terus dibelokkan
Ke arah yang tak pernah kurencanakan
Aku sempat ingin mengejar arah lama
Sebab di sanalah harap pernah kutitipkan
Namun angin terus mendorong pelan
Seolah tahu sesuatu yang belum kupahami
Kini aku tak lagi mengejar setiap hembusnya
Aku memilih mendengar ke mana ia berembus
Barangkali bukan angin yang mengubah hidupku
Melainkan keberanianku menerima arah yang baru
![[PUISI] Saat Angin Berubah Arah](https://image.idntimes.com/post/20260710/pexels-rinoadamo-35363811_ef86041e-192c-485f-8435-1642e111a285.jpg)