Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Kutukan Tak Bertuan

[PUISI] Kutukan Tak Bertuan
ilustrasi seseorang berjalan dan bayangannya (unsplash.com/Martino Pietropoli)
Share Article

Rasa benciku tak pernah berkurang

terkungkung dalam kesia-siaan

aku lawan sekuat tenaga, melangkah dalam remang kehidupan

seakan aku dikutuk dunia, mereka menatapku sungkan

tak peduli sejauh mana berjalan

aku masih terperangkap birunya langit dan awan

obsesi dalam senyap bersembunyi dalam ketidakpedulian

tetap bertahan dan membunuhku perlahan

Berbagai tanya yang tak terucapkan

jawaban yang terangkai sendiri kemudian

berbagai isi hati yang tak mau jadi kenyataan

kutelan segala sakit yang mungkin akan aku ucapkan

menjadikanku terlihat seperti orang bodoh tanpa pikiran

meski mungkin sebaliknya

mungkin juga hanya sebuah pembenaran

ramaikan isi kepala, terlintas orang-orang, me-reka ulang

aku tak cukup baik, bahkan jika aku berpikir demikian

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team