Bertahun bertahan dada ini menyimpan sebuah nama
Tanpa pernah menghapusnya barang sekali
Pun mengganti dengan nama lain
Yang barangkali lebih indah
Kesiur angin yang terbang adalah saksi
Betapa rindu yang selalu kugantung di langit malam
Adalah segenap perasaan yang terdalam
Yang mengharapkan temu dan senyum manis darimu
Bertahun bertahan penantian yang kujalani
Nyatanya sia-sia begitu saja
Semua sirna tanpa membekas di kepalamu
Asing bahkan menerpa temu kita setelah sekian lama
Seolah tak pernah ada aku di dadamu
Seolah kau tak mengerti bila aku menantimu
Seolah kau amnesia bila ada aku yang tiba-tiba kau tinggal begitu saja
Tanpa permisi apalagi berikan penjelasan yang pasti
Kau buatku menanti yang benar-benar tak pasti
