[PUISI] Menulis Bukanlah Harapan Tersembunyi

Rintik Hujan menggaung di atas genting
Kala itu aku sibuk membuka lembaran kertas
Tersisip sebuah pena hitam mencolok
Pinggirnya tersedia buliran kacang dalam piring kecil
Ku genggam dahulu cangkir berisikan air bening
Lantas ku gurat pena ku di atas kertas bersih itu
Ide demi ide berterbangan dalam imajinasi ku
Memenuhi amunisi hebat ku
Tercipta sudut absurd berkesan antik
Tuk sekumpulan kata yang akan berbentuk kalimat
Yang tersusun dalam kertas terbalut tinta hitam
Karya bukanlah hal sembarangan
Seperti kata seorang penulis
Tidak lah sebuah bacaan akan spesial
Jika tidak punya pola yang berbeda
Di setiap makna dan prasa di dalamnya
Berselang lama mendiam diri
Dalam pacuan waktu dan batas
Ku selesaikan sudah kertas jelek ini
Sedikit aneh dan bingung
Tapi apa buat, ini kan permulaan ku
Mungkin dengan begitu,
Setinta titik akan membentuk ruang kelak


















