Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Secarik Sajak untuk Memar di Mimpiku

[PUISI] Secarik Sajak untuk Memar di Mimpiku
Pexels
Share Article

Kagum itu memar yang dinanak tak matang.
Menghamburkan luka bercampur cemas.
Ini waktu menantang waktu terlentang.
Tidur saja, lanjut saja mimpimu yang menggemas.

Ini bukan sekedar cerita tanpa narasi.
Bahkan metafora yang berfoya-foya.
Melampiaskan keluh intuisi dari mata yang tersisi.
Corak asa berteriak kasih yang tak dikasihi cahaya.

Ketika bertahan untuk menahan keluwesan tali klasik.
Bangunkanlah, ia tak tidur nyenyak kali ini.
Dimana mimpinya mengerang geram, tak asik.
Biarkan, ia ingin menapaki rindunya yang ironi.

Ia bukan serabutan, ia hanya ingin merajut kelelahannya.
Membiaskan kerenungan melawan kejenuhan.
Sebelum siang datang berpacu mencuri pesannya.
Ia hanya ingin mencitrakan dua hati yang ingin menjadi kembaran.

 

Share Article
Topics
Editorial Team
Firman Ardiansyah
EditorFirman Ardiansyah

Related Articles

See More

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction