Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Bunyi yang Tak Pernah Datang

[PUISI] Bunyi yang Tak Pernah Datang
ilustrasi orang yang memegang handphone (pexels.com/JÉSHOOTS)
Share Article

Tak ada bunyi yang menandai kepergianmu
Tak ada pesan terakhir
Tak ada kalimat perpisahan
Hanya hening yang datang sedikit demi sedikit

Aku bahkan tak sadar
Sejak kapan namamu mulai memudar
Hingga suatu hari kusadari
Aku lebih sering menunggu daripada disapa

Kupikir sibuk mampu membisukan sepi
Namun malam selalu lebih jujur
Saat tak ada bunyi yang memanggil namaku
Dan tak ada siapa pun yang bisa kuceritai hari ini

Mungkin beginilah cara kehilangan bekerja
Ia tak selalu datang dengan perpisahan
Kadang ia hanya membuat satu nama
Perlahan berhenti terdengar di dalam kepala

Dan mungkin suatu hari nanti
Keheningan itu tak lagi terasa seperti kehilangan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team