Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple
Pemandangan musim gugur dari balik jendela. (pexels.com/İkbal Çolak)
Share Article

Haruskah aku mengubur harapan itu, Tuan?

Bukan lagi tentang menyelaraskan langkah, tapi tentang apakah aku masih boleh menanti sehelai daun maple dari genggamanmu-tanda kecil yang tak pernah sampai.

Gaun putihku kini sedikit kusut, terkena tanah dari kebun bunga yang dulu kau tanam. Tapi tak apa, aku masih ingin melangkah di atas kelopaknya.

Surat itu telah kubalas dengan tinta paling pekat, sebagai bukti bahwa aku membaca bukan hanya katanya-tapi juga hening di antaranya.

Dan lihatlah, aku bahkan berlari kecil menuruni tangga-tak sabar menyampaikan semua ini pada pemiliknya.

Ya, kepadamu, Tuan. Dengan sepasang lengkung hitam yang tak pernah gagal membuatku jatuh sedikit lebih dalam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Laut yang Menyembunyikan Pelabuhan

11 Jun 2026, 12:07 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More
[PUISI] Tidur untuk Besok

[PUISI] Tidur untuk Besok

13 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Berjarak

[PUISI] Memilih Berjarak

12 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Berhenti Memaksa

[PUISI] Berhenti Memaksa

11 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Sang Fakir

[PUISI] Sang Fakir

11 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sampai di Hari Ini

[PUISI] Sampai di Hari Ini

10 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Air Mata Terakhir

[PUISI] Air Mata Terakhir

10 Jul 2026, 05:25 WIBFiction