Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Sepi yang Kau Pelihara
Ilustrasi wanita menutup telinga (pixabay.com/trinhkien91)

Kau membuatku tinggal

Di rumah sepi yang kekal

Tak diusir, tak dikenal

Namun hatiku harus kebal

Aku bicara lewat tatap

Kau menjawab dengan gelap

Segala rasa yang menetap

Luruh tanpa pernah dianggap

Malam panjang menggigil dingin

Membawa rinduku berkeliling

Namun namaku tetap asing

Pada duniamu yang kian bising

Akhirnya aku mengerti

Akulah sepi yang kau pelihara

Tak menolak, tak berteriak

Dan tak berotak

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team