Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Tak Pernah Usang
Ilustrasi tampilan puisi 'Tak Pernah Usang'. (pexels.com/@minan1398)
  • Puisi menggambarkan kenangan dan perasaan yang tak lekang waktu terhadap seseorang yang masih membekas di hati.
  • Latar malam, denting arloji, dan musik menjadi simbol suasana batin penuh nostalgia dan kerinduan.
  • Penyair menegaskan bahwa ingatan tentang sosok tersebut terus hidup dalam setiap bait, meski waktu terus berjalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menoreh pada rembulan malam
Terbuang dalam ingatan yang telah lama tak terlihat
Relung hati ini kembali menyambut satu nama
Yang selalu menatap tanpa bersuara

Sekejap senyumannya menyapa
Terlalu manis, hingga lupa untuk menyapa
Kilas balik tentang rasa
Entah sebuah rindu atau perasaan yang masih ada

Arloji berdenting
Musik di sudut ruangan mengisi suasana
Lagu-lagu itu bercampur dalam alunan yang ada dipikiran
Membawa intuisi pada seseorang

Sudah kali keberapa lamunan ini
Nama itu tetap mengisi di setiap sudut hati
Entah sampai kapan, lembaran-lembaran ini menulis sajak tentangmu
Jika berujung pada ingatan yang tak pernah usang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team