Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tanpa Pamrih

ilustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)

Di senyap pagi yang belum menamai dirinya
Datang sebagai angin yang tak menuntut
Menegakkan yang hampir jatuh
Dalam bayang-bayang lentera redup

Tumbuh selayaknya akar yang memilih gelap
Di tengah badai tak punya belas kasih
Mata air yang tidak pernah menagih kembali
Membiarkan dahaga siapapun larut

Tanpa mengukur berapa banyak yang telah diambil dunia
Dalam bening, orang-orang menemukan dirinya lagi
Dari pesona kilau lembut
Seluruhnya tanpa sorak

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Garis Abstrak

29 Nov 2025, 20:48 WIBFiction
ilustrasi buku

[PUISI] Membaca Tanda

29 Nov 2025, 20:07 WIBFiction
ilustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)

[PUISI] Tanpa Pamrih

29 Nov 2025, 19:07 WIBFiction
perempuan

[PUISI] Menyepi

28 Nov 2025, 20:48 WIBFiction
ilustrasi kecoa

[PUISI] Kecoa

28 Nov 2025, 18:57 WIBFiction
Tali berbentuk hati di atas buku

[PUISI] Rona Kata

28 Nov 2025, 05:15 WIBFiction
ilustrasi kucing

[PUISI] Kucing

27 Nov 2025, 21:22 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Ujung Lidah

27 Nov 2025, 20:27 WIBFiction
Seseorang di bawah cahaya terang

[PUISI] Merayu Tuhan

27 Nov 2025, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi bunga tidur

[PUISI] Bunga Tidur

26 Nov 2025, 21:17 WIBFiction