Aku tidak tahu batas adil
Satu benda dibagi secuil
Sebongkah batu hancur menjadi kerikil
Sementara, tutupi mata kejadian ganjil
Termenung sibuk berpikir
Di dalam ruang kecil aku tersingkir
Sunyi tanpa gunjingan bibir
Matahari enggan mampir
Ujaran megah sibuk digaungkan
Seolah bidak catur impian diratukan
Kau buatkan jalan di setiap cobaan
Sementara debu ini pantas kau campakan
![[PUISI] Tersingkir](https://image.idntimes.com/post/20260826/1000469072_6874822e-69b1-4336-bab8-80ec9885cdac.jpg)