Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tuhan, Aku Tak Mengerti

[PUISI] Tuhan, Aku Tak Mengerti
ilustrasi wanita berdiri di gunung dan menatap awan (pexels.com/Tim Gouw)

Tuhan, aku tak mengerti
Kenapa dia kembali?
Mencuatkan memori luka di hati
Cerita ini bak fiksi

Tuhan, aku tak kuat
Alur kisah ini terlalu keparat
Mumet kelewat ruwet
Tinggal menghitung waktu sekarat

Tuhan, aku sudah ikhtiar
Mencari temu dari gundah yang tiada sudah
Hamba percaya takdir-Mu Maha Baik
Condongkan hati pada damai atas qada dan qadar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atul Hamdalah
EditorAtul Hamdalah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Secarik Pesan untuk Sosok yang Tak Terlupakan

10 Apr 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction