Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ujung Lidah

[PUISI] Ujung Lidah
ilustrasi berdoa (pexels.com/Emre Simsek)

Di ujung lidah
Doa yang ragu pulang
Menggantung seperti bulan separuh
Kata-kata tumbuh

Rapuh seperti tunas yang takut angin
Namun gemetar, menjadi
hutan penuh nyala dan nyawa
Kadang, melontarkan,
membiarkan ia jatuh,
Seperti hujan yang berani menyentuh bumi

Di ujung lidah,
Andai kata bisa berenang
Mungkin sudah menyelam
Mencari makna yang tak pernah menemukan rumah
meromantisasi hening malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction