Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Yang Berkecamuk di Kepala
ilustrasi seseorang berdiri di jalan (pexels.com/Muffin Land)

di antara hiruk pikuk manusia berdasi
di antara gagahnya manusia berseragam
kau masih berdiri di perempatan (linglung)
sembari memunguti mimpi-mimpi yang dipotong ekornya

tangan-tangan malaikat menarikmu
mengajakmu ke sebuah restoran di seberang
ke sebuah perkantoran yang megah
ke sebuah pertokoan yang ramai
juga toko besi yang hanya berjarak satu kilometer dari perempatan

akan tetapi, kau hanya berdiam diri
kecamuk di kepala membuatmu dungu
di antara hiruk pikuk yang ada
kau masih berdiri di perempatan

di antara kepak sayap mimpi orang-orang yang terbang di kepala
kau bertanya-tanya perihal sebenarnya yang kau mau
sebenarnya apa yang kau tuju
dunia apa yang sedang berada di kepalamu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team