Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Jenis Oleh-oleh Makanan yang Boleh Dibawa di Pesawat

4 Jenis Oleh-oleh Makanan yang Boleh Dibawa di Pesawat
ilustrasi kue kering (unsplash.com/Lee Milo)

Siapa yang mudik Lebaran dengan pesawat tahun ini, nih? Di Indonesia sendiri, tradisi pulang kampung tidak hanya dimaknai sebagai ajang kumpul-kumpul dengan keluarga saja, lho. Banyak orang yang juga membawakan oleh-oleh untuk orang tua atau saudara di rumah.

Bagi yang menggunakan pesawat untuk mudik, ketahui makanan apa saja yang diizinkan masuk ke bagasi kabin ataupun tercatat. Jangan sampai oleh-oleh untuk keluarga disita saat pemeriksaan di bandara. Berikut jenis oleh-oleh makanan yang boleh dibawa di pesawat.

1. Makanan padat dan kering

ilustrasi kue kering
ilustrasi kue kering (unsplash.com/Bayu Syaits)

Lebaran tentunya identik dengan berbagai jenis kue kering dan hampers untuk keluarga di kampung halaman. Karena itu, aneka jenis kue kering maupun keripik menjadi oleh-oleh yang tidak boleh dilewatkan saat mudik.

Selama dikemas dengan aman, maskapai domestik maupun internasional umumnya tidak akan mempersalahkan jenis barang bawaan tersebut. Tak hanya kue kering dan keripik; cokelat, kopi bubuk, dan makanan padat lainnya juga diperbolehkan untuk dibawa ke dalam bagasi kabin dan terdaftar.

2. Makanan cair

ilustrasi madu
ilustrasi madu (pixabay.com/Skye Whisler)

Jika ingin membawa makanan cair seperti selai, saus, atau madu sebagai oleh-oleh, wajib mematuhi aturan yang ditetapkan. Sebagian besar maskapai domestik maupun internasional cukup ketat terkait jenis barang bawaan ini demi menjamin keamanan para penumpang selama penerbangan.

Makanan cair yang akan dibawa oleh penumpang dibatasi maksimal 100 ml per wadah dan total 1 liter dalam kantong transparan untuk bagasi kabin. Selain bagasi tercatat, pastikan kemasan rapat dan aman agar tidak tumpah atau bocor.

3. Makanan beku

ilustrasi daging beku
ilustrasi daging beku (unsplash.com/Victoria Shes)

Penumpang boleh membawa makanan beku atau frozen food di pesawat, asalkan benar-benar dalam keadaan beku dan tidak setengah meleleh saat pemeriksaan keamanan. Jika mencair atau berair, petugas akan menganggapnya sebagai cairan dan dilarang masuk ke kabin jika melebihi batasan ukuran.

Karena itu, gunakan cooler bag, kemas rapat dan berlapis-lapis untuk mencegah kebocoran. Daging, seafood, maupun produk olahan beku lainnya umumnya aman dibawa di pesawat, namun pastikan tidak beraroma menyengat dan sebaiknya informasikan kepada petugas saat pemeriksaan keamanan.

4. Makanan beraroma menyengat

ilustrasi durian
ilustrasi durian (vecteezy.com/Srinrat Wuttichaikitcharoen)

Durian, terasi, atau makanan yang beraroma menyengat boleh dibawa ke bagasi tercatat sebagai jenis barang bawaan yang diserahkan kepada petugas pemeriksaan keamanan untuk dimasukkan ke dalam kompartemen kargo pesawat. Namun, syarat utamanya adalah makanan tersebut harus dikemas sangat rapat atau kedap udara hingga tidak mengeluarkan bau yang tajam.

Selain itu, kemas makanan beraroma menyengat dalam wadah plastik atau yang bisa divakum. Kemudian, lapisi dengan aluminium foil dan plastic wrap. Setelah itu, selotip seluruh permukaan dengan lakban secara menyeluruh. Terakhir, jangan lupa untuk menambahkan bahan penyerap aroma seperti biji kopi atau daun pandan guna meminimalisir bau. Catat agar oleh-olehmu lolos pemeriksaan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Menggunakan Agar-agar Bubuk untuk Isian Kue yang Kenyal

10 Mar 2026, 22:12 WIBFood