Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Membuat Kaldu Ayam yang Bening dan Bebas Lemak
ilustrasi kaldu (freepik.com/azerbaijan_stockers)
  • Kaldu ayam bening dan ringan dihasilkan dari pemilihan bagian ayam rendah lemak seperti tulang dada atau rangka, serta pembuangan sisa lemak sebelum direbus.
  • Proses perebusan dua tahap dengan api kecil dan pengambilan buih secara berkala menjaga kejernihan kuah serta menghindari aroma amis berlebih.
  • Mendinginkan kaldu untuk memisahkan lapisan lemak lalu memanaskannya kembali membuat hasil akhir lebih gurih, jernih, dan cocok untuk berbagai masakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kaldu ayam sering menjadi dasar berbagai masakan karena mampu memberi rasa gurih yang hangat dan aroma yang menggugah selera. Namun, ketika memasak kaldu menjadi keruh dan terlalu berminyak sehingga rasa kuah terasa berat saat diminum. Padahal, kaldu yang bening dengan rasa ringan justru membuat aroma ayam dan rempah terasa lebih keluar tanpa meninggalkan lapisan lemak berlebihan di permukaan mangkuk.

Membuat kaldu ayam yang jernih sebenarnya tidak terlalu sulit jika proses memasaknya dilakukan dengan sabar dan berurutan. Pemilihan bagian ayam, cara merebus, hingga pengaturan api sangat memengaruhi hasil akhir kuah yang dihasilkan. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar kaldu ayam terasa gurih, bening, dan lebih nyaman disantap.

1. Gunakan bagian ayam yang tidak terlalu banyak lemak

ilustrasi daging ayam (freepik.com/jcomp)

Bagian ayam seperti tulang dada, ceker, atau rangka ayam cocok digunakan untuk membuat kaldu karena menghasilkan rasa gurih alami tanpa terlalu banyak minyak. Hindari menggunakan kulit ayam dalam jumlah besar karena lemaknya akan keluar selama perebusan dan membuat permukaan kuah terlihat berminyak. Pilihan bahan sejak awal sangat membantu menghasilkan kaldu yang terasa lebih ringan.

Sebelum direbus, buang sisa lemak putih yang menempel pada tulang atau daging ayam agar kuah tidak terlalu berat. Potongan ayam yang lebih bersih juga membuat aroma kaldu terasa lebih segar ketika matang. Hasil akhirnya menghasilkan kuah yang tetap kaya rasa meskipun tampak lebih jernih.

2. Rebus ayam sebentar, lalu buang air pertamanya

Ilustrasi merebus ayam (unsplash.com/Freddie Collins)

Langkah awal ini penting untuk mengangkat sisa darah, kotoran, dan buih yang membuat kuah menjadi keruh. Rebus ayam selama beberapa menit hingga air terlihat berbusa, lalu buang seluruh air rebusan tersebut. Setelah itu, bilas ayam menggunakan air hangat agar permukaannya lebih bersih sebelum dimasak kembali.

Proses ini membantu rasa kaldu terasa lebih bersih dan tidak meninggalkan aroma amis yang terlalu kuat. Saat direbus kembali menggunakan air baru, kuah akan terlihat lebih jernih sejak awal proses memasak. Cara seperti ini bisa digunakan pada kaldu agar hasilnya lebih bening.

3. Masak dengan api kecil dalam waktu lama

ilustrasi memasak dengan api kecil (unsplash.com/Microsoft Copilot)

Kaldu ayam sebaiknya dimasak menggunakan api kecil agar sari ayam keluar perlahan tanpa membuat kuah cepat keruh. Gelembung besar akibat api terlalu tinggi membuat lemak dan protein bercampur ke seluruh kuah sehingga warnanya menjadi kusam. Perebusan perlahan membantu kaldu terasa lebih halus dengan tampilan yang lebih bersih.

Selama proses memasak, ambil buih yang muncul di permukaan menggunakan sendok secara berkala. Langkah sederhana ini membantu menjaga kuah tetap bening hingga matang. Aroma ayam dan rempah juga terasa lebih lembut ketika dimasak perlahan selama beberapa jam.

4. Jangan terlalu sering mengaduk kaldu

ilustrasi mengaduk makanan (unsplash.com/Curated Lifestyle)

Mengaduk kaldu terlalu sering membuat endapan protein dan lemak bercampur kembali ke dalam kuah sehingga tampilannya menjadi keruh. Biarkan kaldu mendidih perlahan sambil sesekali mengambil buih yang muncul di permukaan. Cara ini membantu cairan tetap jernih dan terlihat lebih bersih saat disaring.

Jika ingin menambahkan bawang, jahe, atau daun bawang, masukkan secara perlahan agar kuah tidak terguncang terlalu banyak. Rempah akan tetap mengeluarkan aroma harum tanpa membuat kaldu kehilangan kejernihannya. Hasil akhirnya terasa lebih ringan dan bisa diminum langsung.

5. Dinginkan kaldu lalu ambil lapisan lemaknya

ilustrasi kaldu (unsplash.com/Monika Grabkowska)

Setelah kaldu matang, simpan sebentar di kulkas agar lemak di permukaan membeku dan mudah diangkat. Lapisan lemak biasanya terlihat mengeras di bagian atas sehingga dapat diambil menggunakan sendok dengan lebih praktis. Cara ini membantu menghasilkan kaldu yang terasa lebih ringan tanpa menghilangkan rasa gurih alami ayam.

Setelah lemak diangkat, panaskan kembali kaldu sebelum digunakan untuk sup, bubur, atau masakan lainnya. Kuah akan terlihat lebih bening dengan rasa yang tetap kaya dan harum. Teknik ini sangat membantu jika ingin membuat stok kaldu untuk disimpan beberapa hari di rumah.

Kaldu ayam yang bening dan bebas lemak bisa dihasilkan melalui proses memasak yang sabar serta pemilihan bahan yang lebih bersih. Perebusan perlahan membantu rasa gurih alami ayam keluar tanpa membuat kuah terasa berat dan berminyak. Dengan langkah yang benar, kaldu rumahan dapat terasa lebih segar, jernih, dan cocok digunakan untuk berbagai jenis masakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article