Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Memilih Buah Alpukat yang Matang dan Berkualitas

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
Intinya sih...
  • Perhatikan warna kulit alpukat untuk menentukan tingkat kematangannya
  • Tekan permukaan buah dengan lembut untuk memeriksa kematangan dan kelembutan alpukat
  • Cek bagian tangkai alpukat untuk memastikan kesegaran dan kualitas buah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Alpukat jadi salah satu buah favorit banyak orang karena rasanya lembut dan manfaatnya melimpah. Buah ini sering diolah menjadi jus, salad, hingga campuran makanan sehat yang sedang tren. Sayangnya, memilih alpukat yang tepat saat berbelanja tidak selalu semudah kelihatannya.

Banyak orang masih sering kecewa karena alpukat yang dibeli terlalu mentah atau justru sudah terlalu matang. Hal ini biasanya terjadi karena kurang memahami ciri fisik alpukat yang berkualitas. Supaya tidak salah pilih lagi, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan saat berbelanja.

1. Perhatikan warna kulit alpukat

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat (pexels.com/FRANK MERIÑO)

Warna kulit alpukat bisa menjadi indikator awal tingkat kematangannya. Alpukat yang siap dikonsumsi umumnya memiliki warna hijau tua hingga keunguan, tergantung jenisnya. Hindari alpukat yang warnanya masih hijau terang karena biasanya masih mentah.

Namun, warna saja tidak cukup jika tidak disesuaikan dengan jenis alpukat yang dijual. Beberapa jenis alpukat memang tetap berwarna hijau meski sudah matang. Oleh karena itu, penting untuk mengombinasikan pengecekan warna dengan ciri lainnya agar hasilnya lebih akurat.

2. Tekan permukaan buah dengan lembut

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat (pexels.com/Arina Krasnikova)

Cara paling umum dan cukup efektif adalah dengan menekan alpukat secara perlahan. Alpukat yang matang akan terasa empuk tetapi tidak lembek saat ditekan. Jika terasa keras, kemungkinan besar alpukat masih mentah dan perlu waktu untuk matang.

Sebaliknya, alpukat yang terlalu lembek menandakan buah sudah terlalu matang atau bahkan hampir busuk. Tekanan sebaiknya dilakukan di bagian tengah buah, bukan di ujungnya. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan gambaran kondisi daging buah di dalamnya.

3. Cek bagian tangkai alpukat

ilustrasi memetik alpukat
ilustrasi memetik alpukat (pexels.com/HONG SON)

Bagian tangkai alpukat sering diabaikan, padahal cukup penting untuk diperhatikan. Jika tangkai mudah dilepas dan bagian bawahnya berwarna hijau, itu menandakan alpukat masih segar. Warna hijau ini menunjukkan daging buah di dalamnya belum mengalami oksidasi berlebih.

Jika bagian bawah tangkai berwarna cokelat atau kehitaman, sebaiknya hindari alpukat tersebut. Warna tersebut biasanya menandakan alpukat sudah terlalu matang atau mulai membusuk. Dengan mengecek tangkai, kamu bisa meminimalkan risiko membeli alpukat yang kualitasnya buruk.

4. Perhatikan bentuk dan permukaan kulit

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat (pexels.com/The Vegan Monster)

Alpukat yang berkualitas umumnya memiliki bentuk simetris dan permukaan kulit yang mulus. Hindari alpukat yang permukaannya terlalu banyak bintik hitam atau terlihat keriput. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda buah sudah lama disimpan.

Selain itu, alpukat yang terlalu lonjong atau tidak proporsional kadang memiliki daging yang tipis. Pilih alpukat yang terasa padat saat digenggam karena biasanya memiliki daging yang tebal. Bentuk yang baik sering kali berbanding lurus dengan kualitas isi buahnya.

5. Sesuaikan dengan waktu konsumsi

ilustrasi sarapan sehat (pexels.com/Mikael Blomkvist)
ilustrasi sarapan sehat (pexels.com/Mikael Blomkvist)

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah menyesuaikan pilihan alpukat dengan waktu konsumsi. Jika alpukat ingin langsung dikonsumsi, pilih yang sudah matang dan empuk. Namun, jika akan digunakan beberapa hari kemudian, pilih alpukat yang masih sedikit keras.

Dengan strategi ini, kamu bisa mengatur tingkat kematangan alpukat sesuai kebutuhan. Alpukat yang masih mentah bisa disimpan pada suhu ruang agar matang secara alami. Perencanaan sederhana ini akan membantu kamu menghindari pemborosan dan kekecewaan.

Memilih alpukat yang tepat sebenarnya tidak sulit jika tahu ciri-cirinya. Dengan memperhatikan warna, tekstur, tangkai, bentuk, dan waktu konsumsi, kamu bisa mendapatkan alpukat berkualitas setiap kali berbelanja. Mulai sekarang, terapkan tips di atas supaya pengalaman mengolah alpukat jadi lebih menyenangkan dan hasilnya maksimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Perkedel Tahu Kornet Pedas Cabai Rawit, Lauk Simpel Bikin Nagih

15 Feb 2026, 11:59 WIBFood