Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Mengolah Kikil agar Tidak Berlendir Maupun Lengket
ilustrasi olahan kikil (vecteezy.com/dina marlina)
  • Cuci kikil segar di bawah air mengalir hingga bebas bulu dan kotoran untuk mengurangi lendir sebelum dimasak.
  • Rebus kikil sampai empuk dengan jahe, serai, atau daun salam; air rebusan pertama dapat dibuang untuk mengurangi lendir dan aroma amis.
  • Bilas kikil setelah direbus, lalu ulangi perebusan singkat dan pembilasan 2—3 kali bila perlu; timun dalam rebusan juga membantu mengurangi lengket.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gak semua bagian daging sapi itu berserat dan lembut, ada juga beberapa bagian yang cenderung kenyal, salah satunya kikil. Bagian ini berasal dari kaki sapi dan sering dimasak dengan cara ditumis supaya tambah empuk dan sedap.

Namun, kikil sendiri cenderung mudah lengket dan berlendir kalau tidak ditangani dengan baik. Oleh sebab itu, ada cara meminimalisasi kikil lengket atau berlendir melalui lima tips memasak yang ada di bawah ini supaya masak lebih maksimal dan rasanya enak!

1. Cuci bersih kikil di bawah air mengalir untuk luruhkan kotoran

ilustrasi mencuci bahan masak (pexels.com/Karolina Grabowska)

Sebelum dimasak bersama macam-macam bumbu, kikil perlu dicuci bersih di bawah air mengalir. Proses ini penting supaya kotoran luruh dan membuat adonan terbebas dari lendir secara maksimal.

Biar semakin mudah dilakukan, beli kikil segar dan bersih supaya proses mencucinya jadi ringan serta tidak memakan waktu lama untuk menggosok permukaan kikil sampai kotoran luruh. Usahakan kikil sudah terbebas dari bulu maupun sisa-sisa kotoran membandel.

2. Rebus kikil memakai rempah-rempah segar supaya tidak bau

ilustrasi daun salam (pexels.com/Victoria Bowers)

Supaya proses memasaknya lebih efisien, kamu bisa rebus kikil sampai empuk sebelum dimasak bareng bumbu. Tambahkan rempah-rempah segar supaya aroma amis khas kikil menghilang. Contohnya jahe geprek, serai, daun salam, dan seterusnya.

Bahan-bahan ini dapat disertakan dalam jumlah secukupnya supaya aroma kikil semakin harum. Kamu bisa rebus kikil dua kali, perebusan pertama dilakukan selama beberapa menit saja lalu buang airnya supaya lendirnya berkurang dan aroma amisnya tidak menempel.

3. Bilas kikil yang sudah dimasak supaya tidak lengket

ilustrasi air dalam mangkuk (pexels.com/Kiran M)

Setelah proses perebusan kikil selesai, kamu dapat membilas kikil tadi sampai bersih. Ini dilakukan untuk membuang sisa lendir sekaligus sensasi amis yang masih menempel pada bahan tersebut.

Kamu bisa pakai air bersih supaya maksimal. Kalau kikil sudah tidak lengket dan berlendir, maka adonan bisa ditiriskan dan dimasak bersama macam-macam bumbu yang sudah disiapkan sebelumnya.

4. Ulangi proses perebusan dan pembersihan beberapa kali sampai kikil tidak berlendir

ilustrasi panci untuk merebus (pexels.com/Anna Shvets)

Kalau merasa kikil masih berlendir atau lengket setelah direbus dan dibilas, maka ulangi prosesnya beberapa kali. Rebus kikil lalu bilas bersih, rebus lagi di air bersih, dan bilas kembali sampai kikilnya terbebas dari lendir. Lakukan tahapan ini 2—3 kali, atau sesuai kebutuhan,

Supaya hasilnya tidak overcook dan kelembekan, kikil dapat direbus singkat-singkat saja dalam air mendidih. Lewat tahapan ini, kikil pun terasa lebih enak dan tidak asam atau amis sewaktu dimakan nanti.

5. Tambahkan timun agar kikil tidak lengket setelah dingin

Ilustrasi timun potong (pexels.com/Alena Darmel)

Jika ingin solusi praktis yang mempermudah proses memasak kikil, kamu dapat menambahkan timun ke dalam rebusan kikil. Sayuran hijau ini dapat membantu mengurangi lendir dan meminimalisir kikil menempel setelah dingin.

Potong timun besar-besar, kemudian tambahkan ke dalam air mendidih yang sudah ditambah kikil. Kemudian masak sampai empuk dan bilas kikil di air bersih agar lemak maupun sisa kotorannya tidak menempel lagi. Kikil pun siap diolah dengan aneka macam bumbu.

Bila kamu sering mengalami masalah kikil berlendir atau menempel setelah dingin, solusi di atas bisa diterapkan biar masakan semakin enak. Prosesnya sederhana tapi akan menghasilkan suguhan yang lebih baik dari sisi aroma, tekstur, maupun rasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article