Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fungsi Ikan Bandeng dalam Kuah Soto Lamongan, Kunci Kenikmatan!
Potret soto ayam lamongan (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

Soto Lamongan merupakan salah satu dari khazanah soto khas Indonesia yang punya cita rasa gurih dan kaya rempah. Kuahnya yang kuning dengan taburan koya menjadi ciri khas yang membuatnya berbeda dari soto daerah lain. Namun, tahukah kamu bahwa ada satu bahan penting yang sering luput dari perhatian? Yup, ikan bandeng!

Meski tidak selalu terlihat secara langsung dalam sajian, ikan bandeng ternyata punya peran penting dalam pembuatan kuah soto Lamongan, lho. Selengkapnya, simak penjelasan tentang fungsi ikan bandeng dalam kuah soto Lamongan berikut ini, yuk!

1. Memberikan sensasi rasa yang gurih

Potret soto lamongan (IDN Times/Erfah Nanda)

Ikan bandeng mengandung lemak alami yang cukup tinggi, sehingga mampu menghasilkan rasa gurih yang khas saat diolah. Ketika dimasukkan ke dalam campuran kuah soto, rasa gurih ini akan menyatu dengan rempah-rempah.

Rasa gurih dari ikan bandeng berbeda dengan kaldu ayam biasa. Ada sensasi lebih kompleks yang membuat kuah terasa lebih “berisi” dan tidak sekadar asin atau ringan. Inilah yang membuat soto Lamongan terasa lebih istimewa dibandingkan soto lainnya.

2. Menambah aroma khas pada kuah

Potret soto lamongan (vecteezy.com/onyengradar)

Selain rasa, ikan bandeng juga berperan dalam memberikan aroma khas pada kuah soto Lamongan. Aroma ini muncul dari proses pengolahan ikan sebelum digunakan, yaitu digoreng dan diblender sampai halus, lalu dicampur dalam rebusan kuah soto.

Aroma gurih yang dihasilkan tidak terlalu amis, justru memberikan sensasi harum yang menggugah selera. Saat kuah panas disajikan, aroma ini semakin terasa kuat. Selera makan pun naik dan gak sabar pengin segera menyantapnya, kan?

3. Membuat tekstur kuah jadi lebih "berisi"

Potret soto lamongan (vecteezy.com/p.sanyoto968635)

Kandungan ikan bandeng pada kuah soto Lamongan membuatnya jadi lebih “berisi” dan tidak terlalu encer. Tekstur ini memberikan sensasi makan yang lebih nikmat.

Apalagi saat disantap dengan berbagai isian soto, yakni suwiran daging ayam, soun, kubis, hingga telur. Semuanya terasa lebih menyatu. Tekstur ini menjadi salah satu ciri khas soto Lamongan yang sulit ditemukan pada soto lainnya.

4. Menambah nilai gizi

Potret ikan bandeng segar (pexels.com/Shamsuddin Habib)

Ikan bandeng mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti protein, omega 3, serta berbagai vitamin dan mineral. Kandungan ini tentu menambah nilai gizi pada soto Lamongan.

Selain itu, sajian ini juga bisa menjadi pilihan makanan yang cocok dan cenderung "aman" untuk semua umur. Semua kalangan usia menyukainya, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Disantap di berbagai suasana pun selalu nikmat, lho!

Ikan bandeng bukan sekadar bahan pelengkap dalam soto Lamongan, tetapi menjadi salah satu kunci yang membuat rasa, aroma, hingga tekstur kuah jadi unik dan nikmat. Jadi, kalau selama ini kamu belum menggunakan ikan bandeng saat membuat soto Lamongan, kamu bisa mencobanya mulai saat ini!

Editorial Team