Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Salt Bread Tidak Kopong Setelah Dipanggang?

Kenapa Salt Bread Tidak Kopong Setelah Dipanggang?
Potret salt bread (photo-ac.com/yasioshop)
Intinya Sih
  • Salt bread punya ciri khas luar renyah dan dalam lembut, tapi kesalahan kecil seperti butter lembek bisa bikin teksturnya padat tanpa rongga.
  • Proses proofing yang tidak optimal, baik sebelum maupun sesudah pembentukan adonan, dapat menghambat terbentuknya rongga udara di dalam roti.
  • Oven spring berperan penting; suhu oven harus cukup panas agar adonan mengembang cepat dan menghasilkan bagian tengah roti yang kopong serta airy.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Salt bread atau shio pan memang terlihat seperti kue yang sederhana, tetapi sebenarnya punya karakter khas yang membedakannya dari roti biasa. Bagian luarnya renyah, sedangkan bagian dalamnya lembut, ringan, dan buttery. Sebagian bakery atau toko roti memanfaatkan rongga bagian dalam roti menambahkan aneka isian.

Ternyata, membuat salt bread tidak semudah kelihatannya. Kesalahan kecil, seperti pemilihan butter saja bisa bikin teksturnya menjadi padat dan gagal membentuk rongga. Oleh karena itu, tidak sedikit orang bertanya-tanya kenapa salt bread tidak kopong setelah dipanggang? Berikut alasannya.

1. Butter terlalu lembek

Butter menjadi salah satu kunci untuk memberikan rasa dan rongga pada salt bread. Sebab, setelah dipanggang, butter akan meleleh, sekaligus menyatu dengan adonan. Itulah yang membuat bagian dalam roti tersebut menjadi kopong.

Salt bread harus menggunakan butter beku yang sudah disimpan di dalam chiller atau freezer. Kemudian, dipotong memanjang seperti balok, ukurannya disesuaikan dengan adonan yang membungkusnya. Roti ini tidak bisa dibuat menggunakan butter pada suhu ruang atau lembek, karena akan lebih cepat menyatu ke dalam adonan sebelum sempat membentuk rongga saat dipanggang.

Rongga di dalam salt bread juga dipengaruhi cara membungkus butter. Pastikan seluruh permukaannya tertutup rapat oleh adonan, agar uap panas tetap terperangkap saat proses baking. Hal ini juga menjadi penentu pembentukan rongga yang khas di dalam roti.

2. Proofing setelah dibentuk tidak optimal

Potret proofing adonan salt bread yang telah dibentuk.jpg
Potret proofing adonan salt bread yang telah dibentuk (photo-ac.com/FUTOs)

Adonan salt bread yang telah diuleni perlu melalui proofing pertama hingga mengembang sekitar dua kali lipat. Tahap ini membantu yeast menghasilkan gas yang akan membuat tekstur roti lebih ringan dan berongga. Proses ini juga dapat membuat struktur adonan lebih stabil.

Selanjutnya, adonan dibagi, ditimbang, dan diistirahatkan sebelum dibentuk. Bench rest ini penting agar tidak mudah robek saat dipipihkan dan diisi butter. Jika langsung dibentuk, biasanya adonan menjadi lebih elastis dan tidak rata saat dipipihkan.

Setelah shaping selesai, salt bread perlu melalui proofing terakhir sebelum dipanggang. Letakkan pada loyang dengan memberi jarak satu roti dengan yang lain, lalu biarkan mengembang kembali. Pastikan tidak terlalu singkat maupun terlalu lama, biar rongga udara di dalam roti terbentuk optimal.

3. Adonan tidak mengembang maksimal di oven

Salt bread membutuhkan proses oven spring, yakni mengembang cepat yang terjadi pada beberapa menit pertama setelah adonan masuk oven. Proses ini membuat gas hasil fermentasi dan uap panas dalam adonan akan mendorong roti mengembang lebih besar, sehingga bagian tengahnya kopong. Jika gas terlalu sedikit atau sudah keluar sebelum baking, tekstur roti akan menjadi padat.

Selain fermentasi, struktur adonan juga memengaruhi hasil akhir salt bread. Gluten membantu menahan gas dalam adonan, sehingga roti dapat mengembang dengan baik ketika dipanggang. Oleh sebab itu, adonan yang terlalu lemah biasanya sulit menghasilkan roti berongga.

Tidak hanya itu, suhu oven juga berperan penting. Oven yang sudah panas membantu adonan mengembang lebih cepat sebelum bagian luarnya mengeras. Hal inilah yang membuat tekstur salt bread terasa lebih airy dan ringan setelah dipanggang.

Itu tadi beberapa alasan kenapa salt bread tidak kopong setelah dipanggang. Kamu perlu menghindari kesalahan menggunakan butter yang lembek hingga memperhatikan suhu oven sebelum digunakan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More