Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbedaan Keju Ricotta dan Keju Cottage, Jangan Tertukar!

ilustrasi keju ricotta dan keju cottage
ilustrasi keju ricotta dan keju cottage (freepik.com/azerbaijan_stockers)
Intinya sih...
  • Keju ricotta dibuat dari whey sisa produksi keju lain, sedangkan keju cottage dibuat langsung dari dadih susu sapi yang dipanaskan dan dipisahkan dari whey.
  • Keju ricotta memiliki tekstur lembut dan halus dengan sensasi creamy, sementara keju cottage memiliki butiran dadih yang lebih besar dan tekstur sedikit kasar.
  • Keju ricotta cenderung lebih netral dengan sentuhan manis alami, sementara keju cottage memiliki rasa sedikit asam dan segar karena proses fermentasinya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Keju ricotta dan keju cottage kerap dianggap serupa karena tampilannya yang sama-sama berwarna putih dan bertekstur lembut. Padahal, keduanya dibuat melalui proses yang berbeda, sehingga menghasilkan karakter rasa dan konsistensi yang tidak sama. Jika salah memilih jenis keju, cita rasa hidangan bisa berubah dan hasil masakan pun tidak sesuai harapan.

Tak hanya soal rasa, kandungan gizi dari kedua jenis keju ini juga punya karakter yang berbeda. Karena itu, penting untuk memahami perbedaannya sebelum menggunakannya dalam menu harian. Yuk, cari tahu perbedaan keju ricotta dan keju cottage sebelum menggunakan dalam berbagai menu berikut ini!

1. Perbedaan proses pembuatan

ilustrasi proses pembuatan keju
ilustrasi proses pembuatan keju (freepik.com/freepik)

Keju ricotta dibuat dari whey atau cairan sisa produksi keju lain, seperti mozzarella atau parmesan. Proses ini membuat ricotta memiliki karakter yang lebih ringan dibandingkan keju pada umumnya. Sementara itu, keju cottage dibuat langsung dari dadih susu sapi yang dipanaskan, lalu dipisahkan dari whey.

Keju cottage melalui proses fermentasi yang sederhana dengan waktu pengolahan lebih cepat. Keju cottage melalui proses fermentasi yang sederhana dengan waktu pengolahan lebih cepat. Tak heran jika ricotta dan cottage cheese memiliki karakter tekstur dan rasa yang berbeda.

2. Perbedaan tekstur dan bentuk

ilustrasi memegang keju
ilustrasi memegang keju (freepik.com/freepik)

Keju ricotta punya tekstur lembut dan halus dengan sensasi creamy yang langsung terasa. Ukuran butirannya sangat kecil, sehingga memberikan kesan seperti pasta keju saat disentuh. Sebaliknya, keju cottage memiliki butiran dadih yang lebih besar dan mudah dikenali secara visual.

Teksturnya sedikit kasar dengan sensasi berair karena masih mengandung whey. Saat dikunyah, cottage cheese terasa lebih ringan dan bertekstur. Perbedaan tekstur ini sangat berpengaruh pada cara penggunaannya dalam masakan.

3. Perbedaan rasa di lidah

ilustrasi menikmati sarapan dengan roti dan keju
ilustrasi menikmati sarapan dengan roti dan keju (freepik.com/freepik)

Dari segi rasa, keju ricotta cenderung lebih netral dengan sentuhan manis alami dari susu. Karakter rasanya lembut dan tidak terlalu tajam, sehingga mudah menyatu dengan bahan lain. Keju cottage memiliki rasa yang sedikit asam dan segar karena proses fermentasinya.

Rasa segar dari cottage cheese memberi sensasi ringan di lidah dan tidak cepat enek. Sebaliknya, ricotta kerap dipilih untuk hidangan gurih maupun manis karena rasanya yang netral. Sementara itu, cottage cheese lebih pas diolah dalam hidangan simpel dengan cita rasa segar.

4. Perbedaan kandungan gizi

ilustrasi keju cottage
ilustrasi keju cottage (freepik.com/freepik)

Keju ricotta umumnya mengandung lemak yang lebih tinggi dibandingkan keju cottage. Kandungan ini membuat ricotta terasa lebih creamy dan mengenyangkan. Di sisi lain, keju cottage dikenal tinggi protein dan relatif rendah lemak.

Karena kandungan proteinnya yang tinggi dan lemaknya relatif rendah, keju cottage kerap menjadi pilihan bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Sementara itu, ricotta tetap menyediakan protein, meski dengan jumlah kalori yang lebih besar. Oleh sebab itu, pemilihan keju sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan nutrisi masing-masing.

5. Perbedaan penggunaan dalam masakan

ilustrasi cheesecake keju ricotta
ilustrasi cheesecake keju ricotta (pixabay.com/infocucinaamoremioit)

Keju ricotta sering digunakan sebagai isian lasagna, ravioli, hingga campuran dessert seperti cheesecake. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah diolah dan dipadukan dengan berbagai bahan. Keju cottage lebih sering dikonsumsi langsung sebagai topping salad atau camilan sehat.

Keju ini juga kerap dijadikan pelengkap menu sarapan, mulai dari roti hingga telur. Perbedaan penggunaan ini menunjukkan bahwa setiap jenis keju memiliki fungsi masing-masing di dapur. Dengan memahami karakter keduanya, kamu bisa memilih keju yang paling sesuai dengan menu yang ingin dibuat.

Meski terlihat serupa, keju ricotta dan keju cottage memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Mulai dari tekstur, rasa, hingga kandungan gizinya, perbedaan ini memengaruhi cara penggunaannya dalam berbagai hidangan. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa lebih percaya diri memilih keju yang tepat sesuai kebutuhan dan selera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

4 Resep Dessert Valentine Tanpa Gula, Pilihan Manis yang Sehat

14 Feb 2026, 12:00 WIBFood