4 Tips Membuat Ikan Khas Imlek agar Dagingnya Gak Mudah Hancur

- Memilih ikan segar dan berukuran besar untuk hasil terbaik
- Jangan buang sisik ikan, lumuri dengan bahan asam untuk daging padat
- Mengukus dengan alas daun pisang, durasi tepat, dan biarkan dingin sebentar sebelum disajikan
Saat Tahun Baru Imlek, menyajikan ikan utuh yang dikukus adalah suatu keharusan. Menurut kepercayaan orang Tionghoa, ikan merupakan simbol dari kemakmuran dan rezeki. Orang Tionghoa juga meyakini jika menikmati ikan utuh saat Imlek akan mendatangkan keuntungan di tahun baru.
Namun, perlu disadari jika menyajikan ikan utuh dari kepala hingga ekor juga ada tekniknya, lho. Jangan anggap sepele, kalau sampai salah teknik, daging ikan akan mudah hancur begitu disajikan. Sebab itu, berikut ini tips membuat ikan utuh kukus khas Imlek agar tidak mudah hancur saat disajikan. Wajib kamu ikuti, nih!
1. Usahakan memilih ikan segar dan berukuran besar

Untuk menghasilkan ikan utuh yang sempurna saat Imlek. Pikirkan dari pemilihan ikan. Di mulai dari memilih ikan yang segar pastinya, karena akan berpengaruh ke hasil. Ikan yang sudah lama di es biasanya jaringan dagingnya mulai melunak, dan mudah hancur begitu diolah.
Selain segar, perhatikan juga ukurannya. Pilihlah ikan yang memiliki ukuran besar karena biasanya memiliki serat daging yang lebih kokoh ketimbang ikan berukuran kecil, sehingga meminimalisir daging hancur saat matang dikukus.
2. Jangan buang sisik ikan

Setelah lolos dalam pemilihan ikan seperti tips yang disebutkan pada poin sebelumnya, hal selanjutnya adalah jangan buang sisik ikan! Biarkan sisik ikan tetap menempel. Sisik ikan sendiri berfungsi sebagai armor atau pelindung supaya daging terikat kuat saat dikukus.
Setelahnya, jangan lupa untuk lumuri ikan dengan sesuatu bahan yang mengandung asam, seperti jeruk nipis dan garam. Bahan tersebut dapat membantu mengikat protein supaya daging tetap padat.
3. Mengukus dengan bantuan alas daun pisang serta durasi waktu yang tepat

Untuk mendapatkan ikan utuh saat Imlek, kamu harus melalui proses pengukusan yang benar. Bisa dimulai dengan menggunakan bantuan alas daun pisang pada saat pengukusan agar mencegah kulit ikan lengket saat diangkat dari panci kukus.
Pastikan air harus mendidih betul-betul yang ditandai dengan uap yang keluar banyak. Durasi pengukusan pun harus tepat. Jangan sampai overcook. Sebab, uap air yang masuk berlebihan akan masuk ke celah daging dan membuatnya lembek atau mudah ambyar.
4. Jangan buru-buru diangkat begitu ikan matang dikukus

Saat ikan sudah matang, jangan buru-buru diangkat, ya! Matikan api pada kompor terlebih dulu kemudian buka tutup kukusan. Biarkan uap panasnya hilang dan ikan agak mendingan atau mengikuti suhu ruang, sebelum disajikan pada piring.
Terburu-buru menyajikan ikan yang masih panas sangat rentan sekali membuat daging ikan hancur begitu disajikan. Jadi, tidak ada salahnya untuk bersabar untuk mendiamkan beberapa menit saja sebelum disajikan pada piring.
Empat poin tips yang disebutkan tadi semoga bisa membantumu menyajikan ikan utuh untuk sajian Imlek supaya hasilnya sempurna maksimal. Pastikan kamu mempraktikkannya dengan benar, ya.


















