Hari Raya Iduladha selalu membawa berkah melimpah. Selain daging sapi atau kambing segar, tak jarang kamu mendapatkan beberapa bagian tulang sapi, mulai dari tulang iga, sumsum, lutut, hingga kaki sapi. Tulang-tulang tersebut bisa diolah menjadi beragam sajian yang menggugah selera, seperti kaldu sup, kuah bakso, iga bakar, dan sebagainya.
Namun, menyimpan tulang sapi memerlukan trik khusus mengingat ukurannya yang besar dan teksturnya yang keras. Banyak orang melakukan kesalahan dengan langsung memasukkan semua tulang kurban ke dalam satu kantong plastik besar, lalu menyimpannya begitu saja ke dalam freezer. Akibatnya, saat ingin dimasak, tulang-tulang tersebut membeku menjadi satu bongkahan besar yang sangat sulit dipisahkan.
Nah, supaya stok tulang sapi kurban milikmu tetap awet berbulan-bulan dan kualitas kaldunya tetap prima dan terjaga, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Yuk, simak tips menyimpan tulang sapi kurban berikut ini!
