7 Variasi Telur Dadar Cita Rasa Internasional untuk Menu Sahur

- Artikel ini membahas tujuh variasi telur dadar dari berbagai negara yang bisa dijadikan inspirasi menu sahur praktis dan lezat selama Ramadan.
- Masing-masing resep memiliki ciri khas, mulai dari tortilla de betanzos asal Spanyol hingga tiroler omelette dari Austria dengan bahan dan bumbu unik.
- Penulis juga menyarankan penggunaan telur omega-3, sayuran hijau, serta minyak minimal agar menu sahur tetap sehat dan bergizi.
Saat Ramadan seperti sekarang ini, penting sekali menyediakan telur sebagai stok makanan. Sebab telur bisa diolah menjadi hidangan lezat apa pun, apalagi untuk santapan sahur yang anti bikin ribet.
Biar telur dadarmu gak melulu telur kocok yang cuma dilengkapi dengan garam dan lada saja, berikut ini variasi telur dadar cita rasa internasional yang bisa dijadikan inpirasi untuk menu sahur. Meskipun telur dadar, olahan ini nikmat banget, lho!
1. Tortilla de betanzos

Olahan telur dadar ini berasal dari Spanyol. Tortilla de betanzos sendiri adalah telur dadar dengan tekstur cukup juicy atau agak cair di bagian dalamnya. Pembuatannya pun simpel banget!
Selain telur, kamu perlu menyiapkan kentang yang sebelumnya sudah diiris tipis-tipis, kemudian digoreng terlebih dulu, sebelum dicampur jadi satu dengan telur yang dikocok. Bumbunya cukup menggunakan garam saja. Simpel, bukan?
2. Masala omelette

Sedang viral di media sosial, yakni telur orak arik khas pedagang kaki lima di India yang dimasak dengan tambahan minuman berkarbonasi. Tapi kamu jangan ikut-ikutan membuatnya, ya. Sebab, India punya olahan telur dadar yang nikmat, yaitu masala omelette.
Masala omelette ini cocok untuk kamu yang suka makanan dengan cita rasa rempah kuat. Bahan baku yang diperlukan berupa masala instan jika kamu tidak mau ribet. Tinggal menambahkan daun bawang cincang, cabai hijau, daun ketumbar serta cabai bubuk. Rasanya yang terselip rasa pedas segar dari rempah, dijamin bikin kamu melek setelah sahur.
3. Khao khai chiao

Olahan telur dadar khas Thailand ini juga simpel banget untuk dibuat. Jika kamu terbangun pada saat mendekati waktu imsak, khao khai chiao bisa jadi alternatif santapan untuk sahur, lho.
Bukan garam, cita rasa telur dadar ini berasal dari kucuran saus ikan yang dikolaborasikan dengan perasan jeruk nipis dan tepung maizena. Fungsi maizena ini adalah sebagai pemberi tekstur telur. Sebab, khao khai chiao terkenal memiliki tekstur yang sangat renyah di bagian pinggirnya.
4. Pražene gobe z jajci

Meskipun namanya susah untuk diucapkan, telur dadar khas Slovenia ini sangat bisa dibuat sendiri di rumah, apalagi untuk pilihan santapan sahur yang berbeda. Pražene gobe z jajci dibuat dari jamur yang sebelumnya sudah ditumis, kemudian disatukan bersama telur kocok.
Jenis jamur yang digunakan untuk membuat pražene gobe z jajci biasanya adalah jamur kancing atau jamur kuping. Bumbu lainnya yang wajib menyusul untuk membuat telur dadar ini adalah bawang putih, lada, dan garam.
5. Pasta omelette

Kalau telur dadar yang satu ini, hampir setiap orang Indonesia sering membuatnya. Bukan dengan spageti, melainkan mi instan yang biasanya bumbunya pun digunakan sekaligus supaya gak ribet membumbui telur dadar lagi.
Namun, sekali-kali cobalah pasta omelette khas Italia. Bahan yang diperlukan tentunya pasta. Jika kamu ada sisa pasta yang belum termakan semalam, bisa diolah menjadi telur dadar ini. Tambahkan keju parmesan atau keju apa pun yang kamu suka, kocok hingga tercampur, lalu dadar hingga matang.
Telur dadar versi ini, tanpa dimakan dengan nasi putih pu sudah mengenyangkan. Cocok jadi santapan sahur menjelang injury time alias waktu imsak.
6. Thai omelet atau kai jeow

Olahan telur dadar ini juga terinspirasi dari masakan khas Thailand. Meskipun hampir mirip dengan khao khai chiao, varian ini sering kali menyertakan isian protein tambahan seperti daging ayam cincang atau udang yang ukurannya kecil.
Bumbunya sama seperti khao khai chiao yang memanfaatkan saus ikan, tapi tanpa tambahan tepung maizena. Untuk memberi sensasi segar, kamu bisa menambahkan lada pada saat mengocok telur, lho.
7. Tiroler omelette

Berasal dari wilayah pegunungan Tyrol di Austria, telur dadar ini juga bisa dijadikan inspirasi santapan sahur. Bahan utama tiroler omelette sendiri terdiri dari telur, potongan bacon sapi (atau sosis), bawang bombai, dan kentang rebus.
Alih-alih menggunakan minyak, telur dadar ini umumnya dimasak menggunakan mentega supaya menambah rasa gurih yang kalem saat dimakan. Telur dadar ini cukup padat serta menggunakan kentang, sehingga gak perlu memakannnya dengan nasi pun sudah memberi efek rasa kenyang.
Agar menu telur dadar di atas tetap sehat bagi pengidap anemia atau kamu yang ingin menjaga kebugaran. Disarankan sekali menggunakan jenis telur yang mengandung omega-3, menambahkan sayuran hijau, serta menggunakan minyak goreng yang minimalis.
Dengan tujuh variasi telur dadar internasional ini, menu sahur dadakan kamu tidak lagi membosankan. Kamu bisa berganti-ganti cita rasa telur dadar setiap harinya agar semangat berpuasa tetap terjaga.
















