5 Cara Membedakan Rambak Babi dan Sapi

Rambak atau kerupuk kulit sudah lama menjadi camilan favorit banyak orang. Teksturnya yang renyah dan gurih membuatnya terasa nikmat disantap sebagai pelengkap berbagai hidangan maupun camilan.
Namun, sebelum membeli kerupuk kulit, ada baiknya kamu lebih berhati-hati. Pasalnya, rambak tak hanya terbuat dari kulit sapi, tetapi ada juga yang berbahan dasar kulit babi.
Bagi umat muslim atau kamu yang tidak makan babi, tentu hal ini sangat penting diperhatikan, agar tidak salah memilih. Lantas, bagaimana cara membedakan rambak babi dan sapi? Berikut beberapa ciri yang bisa kamu perhatikan.
1. Warna
Perbedaan pertama yang bisa kamu perhatikan adalah warnanya. Kerupuk kulit sapi warnanya putih dan sedikit kecokelatan. Berbeda dengan kerupuk kulit babi, warna kerupuk kulit babi berwarna lebih cerah dan cenderung putih.
2. Tekstur

Dari segi teksturnya, kerupuk kulit sapi lebih kasar, berpori-pori, renyah, dan sedikit keras. Sedangkan, kerupuk kulit babi cenderung halus dan berongga. Selain itu, tekstur kerupuk kulit sapi lebih kenyal dan tidak mudah hancur saat terkena kuah dalam sayur. Berbeda dengan tekstur kerupuk kulit babi lebih rapuh saat terkena kuah sayur.
3. Aroma
Dari aromanya, kerupuk babi dan kerupuk sapi punya ciri khas masing-masing. Kerupuk babi biasanya mengeluarkan harum gurih yang lebih tajam dan khas saat digoreng. Aromanya sering terasa lebih kuat dan berminyak.
Sedangkan, kerupuk sapi aromanya lebih ringan dan lembut. Saat digoreng, harumnya tetap gurih, tetapi tidak seintens kerupuk babi. Bau minyaknya pun tidak terlalu menempel.
4. Rasa

Kerupuk babi rasanya lebih gurih, teksturnya ringan dan renyah, serta cenderung lebih berminyak saat digoreng. Kerupuk sapi rasanya juga asin, tapi gurihnya tidak sekuat kerupuk babi, dan tidak terlalu berminyak.
5. Harga
Harga kerupuk kulit babi umumnya lebih mahal dibandingkan kerupuk kulit sapi. Namun, harga bisa bervariasi tergantung pada daerah dan penjual.
Itulah beberapa cara membedakan rambak babi dan sapi yang perlu kamu pahami, mulai dari warna, tekstur, aroma, hingga rasanya. Dengan memahami ciri-ciri ini, kamu bisa terhindar dari salah membeli.