Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Membeli Kentang yang Berkualitas Baik, Harus Selektif!

4 Tips Membeli Kentang yang Berkualitas Baik, Harus Selektif!
ilustrasi kentang (unsplash.com/Eric Prouzet)
Intinya Sih
  • Kentang jadi bahan pangan penting dan serbaguna, sehingga pemilihan kualitasnya perlu diperhatikan agar aman serta lezat saat dikonsumsi.
  • Kualitas kentang bisa dilihat dari kulit mulus tanpa bintik hijau, tekstur padat dan berat, serta tidak bertunas.
  • Periksa juga tekstur kulitnya; kentang segar terasa kering dan sedikit kasar, bukan lembek atau licin yang menandakan pembusukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kentang merupakan bahan makanan serbaguna yang sering digunakan dalam berbagai jenis hidangan. Selain itu, kentang juga menjadi sumber karbohidrat yang dikonsumsi oleh banyak orang sebagai makanan pokok, sehingga tidak heran apabila keberadaannya menjadi hal yang penting dalam dunia pangan.

Tentunya memilih kentang dengan kondisi baik merupakan hal yang penting untuk memastikan bahwa masakanmu aman dan juga lezat pada saat dikonsumsi. Untuk memastikan agar kamu tidak sampai salah dalam memilih kentang, lakukan beberapa tips penting berikut ini.

1. Kentang memiliki kulit yang mulus

ilustrasi kentang
ilustrasi kentang (pexels.com/Doğan Alpaslan Demir)

Pada saat membeli kentang, sebaiknya kamu dapat memperhatikan kondisinya secara keseluruhan untuk memastikan bahwa kualitasnya memang bagus. Kentang yang berkualitas memiliki kulit yang lebih mulus tanpa adanya bintik hijau atau pun bercak hitam di beberapa bagiannya, sehingga bisa kamu bedakan dengan mudah.

Bintik hijau pada kentang menandakan adanya solanin, yaitu senyawa beracun yang dapat menyebabkan rasa pahit pada kentang. Sebaiknya kamu dapat memilih kentang dengan warna kulit yang seragam dan hindari ketang yang justru memiliki bercak atau pun tanda-tanda pembusukan agar lebih aman pada saat dikonsumsi.

2. Pilih kentang yang padat dan berat

ilustrasi kentang
ilustrasi kentang (pexels.com/Pixabay)

Memilih kentang sebaiknya dapat dilakukan dengan benar-benar cermat, termasuk memperhatikan soal kepadatan dan juga bobot yang dimilikinya. Hal ini karena setiap kentang mungkin memiliki bobot yang berbeda-beda, sehingga kamu dapat mengecek terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya.

Coba kamu memegang kentang yang akan dibeli, sebab jika terasa padat dan berat sesuai dengan ukurannya, maka ini menandakan bahwa kentang tersebut memiliki kualitas yang baik. Sementara, kentang yang terasa ringan justru menandakan bahwa kandungan airnya lebih rendah atau mungkin sudah mulai mengerut, sehingga kehilangan kesegaran di dalamnya.

3. Hindari kentang yang sudah bertunas

ilustrasi kentang
ilustrasi kentang (unsplash.com/Lars Blankers)

Pada saat membeli kentang, sebaiknya kamu dapat memperhatikan tampilannya terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kualitasnya memang baik, termasuk dengan melihat apakah memang ada tunas yang tumbuh atau pun tidak. Ternyata tunas pada kentang menjadi tanda bahwa kentang tersebut sudah terlalu lama disimpan dan kondisinya sudah mulai menua.

Sebaiknya kamu dapat menghindari kentang yang memang sudah mulai bertunas, sebab tunas tersebut ternyata juga mengandung adanya solanin yang menjadi racun dan dapat menyebabkan rasa pahit pada kentang. Oleh sebab itu, pilihlah kentang yang masih segar tanpa tunas atau pun memiliki sedikit tunas kecil yang memang masih mudah untuk dihilangkan.

4. Cek tekstur dengan meraba kulitnya

ilustrasi kentang
ilustrasi kentang (pexels.com/Antara Verma)

Membeli kentang sebaiknya dapat mengecek terlebih dahulu tekstur dengan meraba kulitnya terlebih dahulu. Hal ini karena tekstur yang dimiliki kentang ternyata bisa menjadi indikator penting untuk menentukan kesegaran dan juga kualitasnya, sehingga kamu tidak akan sampai salah pilih.

Kentang yang segar biasanya memiliki kondisi kulit yang kering dan juga sedikit kasar, bukan lembek atau justru licin. Jika kamu menemukan kentang dengan kondisi kulit yang terasa lembek atau pun terlalu halus, maka ini menjadi tanda bahwa kentang tersebut sudah mulai membusuk hingga lembap. Bisa jadi hal tersebut diakibatkan karena penyimpanan yang kurang tepat, sehingga membuat kualitasnya jadi menurun dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Kamu harus lebih cermat dalam memilih kentang yang kualitasnya baik, sehingga tidak sampai keliru dalam membeli. Selain itu, perhatikan pula indikator penting yang ada untuk memastikan bahwa kentang yang dibeli memang memiliki kualitas yang baik. Jangan sampai keliru dalam memilih kentang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Food

See More