Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Buka Puasa Versi Penyanyi Andien, Lebih Sehat dan Gak Kalap!

5 Cara Buka Puasa Versi Penyanyi Andien, Lebih Sehat dan Gak Kalap!
Potret Andien Aisyah (tiktok.com/@andienaisyah)

Buka puasa identik dengan makanan dan minuman manis. Di momen ini, masih banyak orang yang menyepelekan asupan saat berbuka. Padahal, cara buka puasa yang kurang tepat bisa membuat perut terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang sehat dengan urutan makan yang benar.

Jika masih bingung urutan buka puasa yang bikin lambung nyaman, kamu bisa mengikuti tips buka puasa versi penyanyi Andien Aisyah. Penyanyi Indonesia ini kerap membagikan konten gaya hidup sehat yang fokus pada pola makan.

Melalui akun TikTok @andienaisyah, ia membagikan tips buka puasa yang lebih mindful dan ramah untuk pencernaan. Berikut lima tips buka puasa versi Andien yang bisa kamu tiru.

1. Jangan langsung makan manis

Saat waktu berbuka puasa, godaan terbesar biasanya datang dari takjil manis. Namun, menurut Andien, kebiasaan ini sebaiknya dihindari. Ia menekankan agar tidak langsung mengonsumsi gula dalam jumlah besar saat perut kosong.

"Big no, karena buat aku pribadi bukan cuma apa yang dimakan, tapi urutan makan sangat penting," tutur penyanyi yang juga dikenal sebagai content creator gaya hidup sehat ini.

Urutan makan yang tepat membantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa. Cara ini menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Mulai dengan minuman dan makanan hangat

Potret Andien Aisyah dalam konten Tiktoknya tentang buka puasa
Potret Andien Aisyah dalam konten Tiktoknya tentang buka puasa (tiktok.com/@andienaisyah)

Setelah belasan jam tanpa asupan, Andien tidak ingin membuat lambungnya “kaget.” Oleh karena itu, ia memilih minuman dan makanan hangat sebagai pembuka.

"Jadi, biasanya aku mulai dengan air putih hangat dulu, kadang aku tambahin apple cider vinegar yang udah diencerin, ini opsional, ya," jelasnya.

Sebagai catatan, jika kamu memiliki keluhan asam lambung atau kondisi kesehatan tertentu, kamu perlu berkonsultasi dulu dengan dokter soal konsumsi apple cider vinegar. Pilihan amannya, kamu bisa skip cuka apel ini.

Setelah menunggu beberapa menit, ia melanjutkan dengan makanan favoritnya. "Jujur makanan favoritku kalau buka itu adalah bone broth, hangat, ringan, ada protein dan gelatin yang ngedukung pencernaan dan rasanya gentle baget setelah seharian puasa," kata perempuan asal Jakarta ini.

Jika tidak memiliki bone broth, ia menyarankan menggantinya dengan sup biasa atau kuah soto. "Intinya sesuai yang hangat, berkuah, dan gampang dicerna," katanya.

Makanan berkuah dan hangat membantu tubuh beradaptasi secara perlahan sebelum menerima makanan yang lebih padat.

3. Konsumsi protein dan serat

Setelah tahap pembuka, Andien memastikan kebutuhan proteinnya terpenuhi. Protein penting bukan hanya biar gak cepat lapar, tetapi juga untuk menjaga massa otot.

Saat berpuasa, tubuh menggunakan cadangan glikogen dan meningkatkan pembakaran lemak. Di saat yang sama, tubuh juga berusaha mempertahankan otot. Jika asupan protein kurang dan tidak diimbangi latihan beban, tubuh bisa mengambil asam amino dari jaringan otot untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Akibatnya, massa otot bisa berkurang.

Jika massa otot menurun, metabolisme tubuh pun ikut melambat. Dampaknya, lemak lebih mudah naik dan energi terasa cepat habis.

Untuk itu, Andien menambahkan sayur sebagai sumber serat setelah mengonsumsi protein. "Lalu aku makan sayur juga, jadi protein dan serat bersamaan. Ini bikin gula darah lebih stabil dan gak bikin kalap," tuturnya.

4. Tambahkan lemak baik dan karbohidrat kompleks

Potret Andien Aisyah dalam konten Tiktoknya tentang buka puasa
Potret Andien Aisyah dalam konten Tiktoknya tentang buka puasa (tiktok.com/@andienaisyah)

Untuk melengkapi asupan, Andien juga mengonsumsi lemak baik. Ia menyarankan alpukat atau yoghurt, karena kandungan probiotiknya baik untuk pencernaan.

Dalam kondisi tertentu, seperti saat menstruasi, ia menambahkan karbohidrat kompleks. "Biasanya aku bakal tambahin karbohidrat, terutama kalau lagi fase ovulasi, tapi aku biasaya pilih yang kompleks seperti ubi, kentang, nasi merah," katanya.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat, sehingga dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang malam.

5. Makanan manis sebagai penutup

Lantas, bagaimana dengan kolak, nastar, atau dessert favorit lainnya? "Ya dimakan aja, tapi setelah kewajiban tadi selesai," tuturnya.

Karena sudah cukup mengonsumsi protein dan serat, biasanya ia tidak lagi makan manis dalam jumlah banyak. Selain itu, ketika makanan manis disantap di akhir, kenaikan gula darah cenderung lebih terkendali dibandingkan jika dimakan saat perut kosong.

"Intinya, kalau mau jaga pola makan bukan yang kayak nahan diri mati-matian gitu," tutupnya.

Jadi, buka puasa bukan sekadar soal melepas lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita memperlakukan tubuh setelah seharian beristirahat dari makanan. Dengan memilih asupan yang tepat dan memperhatikan urutannya, momen berbuka bisa tetap nikmat tanpa membuat tubuh kekurangan nutrisi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Hampers Lebaran untuk Rekan Kerja, Manis Berkesan!

04 Mar 2026, 13:15 WIBFood