Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Tips Membuat Kue Cincin agar Kelezatannya Meningkat

kue cincin atau kue ali (dok. pribadi/Intan Pratiwi Buchr)
kue cincin atau kue ali (dok. pribadi/Intan Pratiwi Buchr)

Kue cincin atau dikenal juga dengan sebutan kue ali merupakan salah satu hidangan tradisional yang memiliki cita rasa manis dan tekstur yang unik. Sepintas bentuknya mirip dengan donat, tetapi hidangan ini dibuat menggunakan tepung beras sehingga teksturnya cenderung lebih crumble dan renyah di bagian luar.

Pembuatan kue cincin sendiri terbilang sederhana karena bahan-bahannya mudah ditemui. Namun, untuk membuat hidangan ini semakin istimewa, kamu bisa menyimak sembilan tips memasak kue cincin yang tertera pada catatan di bawah ini.

1. Pastikan untuk memilih resep yang tepat agar takarannya pas dan kemungkinan gagalnya lebih kecil, terutama jika kamu pemula

ilustrasi bahan membuat puding (pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi bahan membuat puding (pexels.com/Mikhail Nilov)

2. Gunakan tepung beras berkualitas baik agar hasil dari kue cincin ini semakin enak dan bertekstur. Hindari tepung yang berbau atau berubah warna

ilustrasi tepung beras (pexels.com/Klaus Nielsen)
ilustrasi tepung beras (pexels.com/Klaus Nielsen)

3. Kamu bisa menambahkan santan atau parutan kelapa dalam adonan utama. Fungsinya adalah untuk menambah rasa gurih pada hidangan

ilustrasi santan kelapa (freepik.com/freepik)
ilustrasi santan kelapa (freepik.com/freepik)

4. Saat merebus gula merah, pastikan bahan-bahan larut dengan baik dan saring bila diperlukan agar konsistensi adonan lebih halus

ilustrasi panci di atas kompor (pixabay.com/Three-shots)
ilustrasi panci di atas kompor (pixabay.com/Three-shots)

5. Masukkan larutan gula ke dalam tepung dalam kondisi panas agar bisa diaduk lebih mudah. Tambahkan sedikit demi sedikit agar tidak encer

ilustrasi adonan tepung (pixabay.com/Birgit_H)
ilustrasi adonan tepung (pixabay.com/Birgit_H)

6. Sebelum adonan disimpan, baiknya tutup permukaan wadah pakai plastic wrap atau kain lap bersih untuk menghindari adonan menjadi kering

lap dapur (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
lap dapur (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

7. Ciri adonan yang siap digunakan adalah teksturnya set dan mudah dibentuk. Pastikan adonan tidak cair karena akan sulit mengatur bentuknya

adonan kue (pexels.com/Delphine Hourlay)
adonan kue (pexels.com/Delphine Hourlay)

8. Minyak harus dalam kondisi panas dan banyak agar nantinya kue cincin dapat matang secara merata serta hasilnya enak

ilustrasi menuangkan minyak ke dalam wajan (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi menuangkan minyak ke dalam wajan (pexels.com/cottonbro studio)

9. Kue cincin yang berhasil akan ditandai dengan adonan mengapung di permukaan dan tidak pecah

proses penggorengan (pixabay.com/tookapic)
proses penggorengan (pixabay.com/tookapic)

Kue cincin atau kue ali memiliki sensasi manis dan tekstur unik yang menggugah selera. Tidak heran kudapan tradisional ini masih sering dimasak untuk dijadikan camilan ataupun dihadirkan pada acara perayaan tertentu. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, jangan lupa menerapkan tips di atas serta menakar rasio yang tepat supaya hidangan pun jadi bertambah nikmat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mayang Ulfah Narimanda
Atqo Sy
Mayang Ulfah Narimanda
EditorMayang Ulfah Narimanda
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us