5 Cara Simpan Sayuran buat Salad biar Tetap Segar

- Sayuran harus disimpan dalam keadaan kering agar lebih awet dan segar
- Pakai wadah tertutup dan simpan di dalam kulkas dengan suhu 5°C atau lebih rendah
- Jangan simpan topping basah dan dressing di wadah yang sama, gunakan teknik layering untuk meal prep dalam jar, serta simpan salad di chiller agar tetap segar
Pecinta salad kalau mau membuat hidangan ini sendiri di rumah, pastikan punya stok sayuran di rumah. Sayuran itu bahan utama dalam membuat salad. Kalau kamu punya sayuran lebih, bisa bikin salad untuk menu sarapan sehat.
Tetapi, masih banyak orang yang belum tahu gimana caranya simpan sayuran berlebih supaya tetap segar. Sebenarnya cukup mudah caranya. Berikut ini lima cara simpan sayuran untuk salad agar tetap segar. Yuk, perhatikan!
1. Sayuran yang disimpan harus dalam keadaan kering

Kalau kamu berpikir menyimpan sayuran basah bisa buat salad lebih segar, ini salah besar, ya! Kalau sayuran disimpan dalam keadaan basah itu justru bikin sayuran cepat busuk. Jadi, kalau kamu mau simpan sayuran, pastikan sayuran tersebut sudah dalam keadaan kering.
Cara mengeringkan sayuran agar benar-benar kering itu mudah. Kamu bisa pakai salad spinner atau lap bersih. Tujuan sayuran disimpan dalam keadaan kering, agar sayuran bisa lebih awet dan segar.
2. Pakai wadah tertutup supaya tahan lebih lama

Tempat penyimpanan sayuran juga jangan sembarangan. Pakai wadah tertutup sebagai alat penyimpanan kalau kamu mau sayuran lebih awet. Alasi tisu dapur di dasar wadah supaya bisa bantu serap air berlebih dari sayuran.
Kamu juga bisa taruh tisu di atas sayuran. Tujuannya agar lebih efektif cegah sayur jadi berair. Simpan di dalam kulkas dengan suhu 5°C atau lebih rendah untuk memperlambat pertumbuhan bakteri.
3. Topping basah dan dressing jangan disimpan di wadah yang sama

Jangan sesekali kamu mencoba untuk mencampurkan topping basah dengan dressing. Kalau kamu masih nakal untuk melakukan hal tersebut, siap-siap saja salad yang kamu nantikan itu jadi lembek. Kamu tidak ingin hal itu terjadi, bukan?
Simpan topping dan dressing di wadah terpisah. Lalu, waktu yang pas untuk mencampurkan keduanya adalah ketika kamu ingin memakannya. Sayuran bisa tetap segar, asalkan tidak berair.
4. Pakai teknik layering untuk meal prep dalam jar

Mau kualitas salad tetap terjaga selama berhari-hari? Mudah saja. Kamu bisa gunakan teknik layering di wadah bertingkat. Kalau kamu pakai cara ini, kualitas salad bisa tahan selama lima hari.
Urutkan dengan benar, ya! Pertama, letakkan bahan keras kayak wortel di bawah. Lalu, disusul makanan berprotein kayak ayam atau telur di bagian tengah. Untuk lapisan atas, letakkan sayuran hijau kayak selada.
Teknik tersebut sangat praktis dan simpel. Kalau kamu mau bawa salad sebagai menu kerja, kamu bisa pakai teknik tersebut, ya. Pisahkan dressing, kocok ketika ingin kamu santap.
5. Simpan salad di chiller agar tetap segar

Bagian chiller kulkas adalah tempat ideal buat menyimpan salad. Jangan sekali-kali kamu menyimpan salad di freezer, kalau kamu lakukan hal tersebut, itu bisa bikin tekstur sayuran jadi rusak. Letakkan wadah di chiller dengan posisi yang stabil.
Kalau posisi salad stabil, itu bikin salad jadi tidak mudah rusak. Jadi, kamu harus simpan salad dengan hati-hati. Tujuannya agar tidak lain dan tidak bukan biar salad tetap segar.
Itulah beberapa macam cara menyimpan sayur yang benar. Sayur yang disimpan dengan baik, bisa bikin sayur tetap enak dan segar. Sebagai pecinta salad, kamu bisa ikuti tips di atas. Dengan kamu mengikuti tips di atas tadi, kamu jadi bisa bikin salad ketika ada stok sayur berlebih dan salad tersebut bisa kamu jadikan sebagai menu sarapan sehat.

















