Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Bubur Randang Khas Kalimantan Selatan, Perpaduan Manis dan Gurih!
ilustrasi bubur randang (commons.wikimedia.org/Tim WikiPuluram- WikiBanua)

Bubur randang merupakan jajanan tradisional dari Kalimantan Selatan yang sekarang mungkin gak mudah ditemukan di luar daerah asalnya. Bahan utamanya bukan beras atau ketan, melainkan sagu randang, olahan sagu rumbia yang dijual di pasar-pasar tradisional setempat. Bentuk butirannya sekilas mirip sagu mutiara, tetapi ukurannya lebih kasar dan warnanya cenderung kusam.

Saat dimasak, sagu randang akan berubah menjadi bening dan menghasilkan bubur bertekstur kental. Rasanya yang cenderung hambar berpadu dengan manisnya gula merah dan gurihnya saus santan. Kalau ingin mengenal jajanan tempo dulu dari Kalimantan Selatan ini, yuk coba resep bubur randang berikut!

Bahan Bubur Randang

ilustrasi bahan bubur randang (vecteezy.com/tuktababy)

Bahan bubur:

  1. 250 gram sagu randang

  2. 6 cangkir air

  3. 100 ml santan instan

  4. ¼ sdt garam

  5. Gula pasir secukupnya

  6. 1 lembar daun pandan

  7. 150 gram gula merah

  8. 1 cangkir air untuk merebus gula merah

Bahan saus santan:

  1. 2½ cangkir air

  2. 100 ml santan instan

  3. Sedikit garam

  4. ½ sdm tepung kanji, opsional

  5. 1 lembar daun pandan

Cara Membuat Bubur Randang

ilustrasi membuat bubur randang (vecteezy.com/Mateusz Feliksik)
  1. Sisir gula merah agar lebih mudah larut. Masukkan ke dalam panci bersama 1 cangkir air, lalu rebus sampai gula mencair. Saring larutannya untuk memisahkan kotoran yang mungkin masih ada.

  2. Cuci sagu randang di bawah air mengalir. Gunakan saringan yang cukup rapat agar butiran sagu tidak ikut terbuang bersama air, kemudian tiriskan.

  3. Didihkan 6 cangkir air dalam panci. Masukkan sagu randang dan daun pandan, lalu masak dengan api sedang sambil terus diaduk.

  4. Setelah butiran sagu mulai bening dan matang, tuangkan 100 ml santan instan. Aduk sampai santan tercampur rata dengan bubur.

  5. Masukkan larutan gula merah dan garam. Aduk kembali, kemudian tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sampai tingkat kemanisannya sesuai selera.

  6. Lanjutkan memasak sambil terus mengaduk bubur hingga teksturnya mengental. Matikan api setelah bubur mencapai kekentalan yang diinginkan.

  7. Untuk membuat saus santan, campurkan air, sisa 100 ml santan instan, garam, dan daun pandan dalam panci. Jika suka saus yang sedikit kental, tambahkan tepung kanji yang sudah dilarutkan dengan sedikit air dingin.

  8. Masak saus santan menggunakan api kecil sambil terus diaduk sampai mendidih. Angkat dan sisihkan.

  9. Tuangkan bubur randang ke dalam mangkuk, lalu beri saus santan sesuai selera. Sajikan selagi hangat atau setelah dingin.

Tips Membuat Bubur Randang

ilustrasi bubur randang (commons.wikimedia.org/Tim WikiPuluram- WikiBanua)
  1. Pastikan membeli sagu randang, bukan sagu mutiara. Keduanya memang terlihat mirip, tetapi sagu randang punya butiran yang lebih kasar dan waktu masaknya berbeda. Kalau berbelanja di pasar tradisional Kalimantan Selatan, kamu bisa menanyakan langsung nama bahan ini kepada penjual.

  2. Jangan jauh-jauh meninggalkan panci saat sagu dimasak. Butiran sagu bisa mengendap di dasar panci dan membuat bubur mudah lengket. Aduk sampai ke bagian dasar, terutama ketika air mulai berkurang.

  3. Sebaiknya jangan langsung memasukkan banyak gula pasir. Cicipi bubur setelah larutan gula merah tercampur, lalu tambahkan gula jika rasanya masih kurang manis.

  4. Tanpa kanji, saus masih tetap bisa disajikan dengan tekstur yang lebih encer. Kalau kamu suka saus yang agak kental, gunakan larutan kanji sedikit demi sedikit supaya hasilnya gak terlalu pekat.

  5. Buat saus santan agak encer jika bubur akan disimpan. Bubur randang akan semakin padat setelah dingin, bahkan bisa menggumpal. Saus santan membantu melonggarkan teksturnya saat akan disantap.

  6. Sejumput garam pada bubur dan saus santan membantu rasa keduanya lebih seimbang. Tambahkan secukupnya saja supaya gurih santan tetap terasa.

Bubur randang bisa dinikmati hangat saat teksturnya masih cukup encer atau disajikan dingin dengan tambahan saus santan. Kalau buburnya sudah mengental setelah didiamkan, tinggal tuangkan saus secukupnya sebelum disantap. Kamu pernah mencicipi bubur randang khas Kalimantan Selatan ini sebelumnya atau malah baru tahu ada jajanan berbahan sagu randang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article