Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Donat Mochi Empuk Chewy Berbentuk Bunga dengan Topping Cokelat

3 min read
Resep Donat Mochi Empuk Chewy Berbentuk Bunga dengan Topping Cokelat
ilustrasi donat mochi (pexels.com/Snappr)

Bayangkan donat berbentuk bunga yang tersusun dari tujuh bulatan kecil, digoreng sampai keemasan, lalu salah satu sisinya dicelup cokelat yang mengilap. Begitu digigit, teksturnya kenyal dan chewy seperti mochi dengan rasa manis susu yang lembut dan sedikit pahit dari cokelat. Bentuknya cantik, tinggal ditarik per bulatan.

Donat ini dibuat dari tepung ketan yang populer dari Jepang, dikenal dengan bentuk bulatan berderet dan teksturnya yang kenyal. Kunci chewy ada pada adonan biang, yaitu campuran tepung ketan dan susu yang dikukus lebih dulu, serta menggoreng dengan api kecil agar mengembang merata. Bahannya mudah ditemukan, prosesnya sederhana, dan hasilnya cukup untuk 5-6 donat, cocok untuk camilan keluarga, suguhan tamu, maupun ide jualan.

  1. Bahan Donat Mochi

    ilustrasi beberapa macam beras ketan
    ilustrasi beberapa macam beras ketan (pixabay.com/MYCCF)

    Bahan adonan biang:

    1. 50 gram tepung beras ketan
    2. 50 gram susu cair

    Bahan donat mochi:

    1. 250 gram tepung beras ketan
    2. 50 gram gula halus
    3. ¼ sendok teh garam
    4. 1 sendok teh baking powder
    5. 1 butir telur
    6. ½ sendok teh vanila ekstrak
    7. 120 gram susu cair
    8. 40 gram mentega tawar, lelehkan
    9. 500 ml minyak goreng

    Bahan topping cokelat:

    1. 100 gram dark chocolate
    2. 100 gram whipping cream

  2. Cara Membuat Donat Mochi

    ilustrasi adonan donat
    ilustrasi adonan donat (pexels.com/Ron Lach)
    1. Campurkan 50 gram tepung ketan dan 50 gram susu dalam wadah tahan panas sampai rata. Kukus selama 5 menit sampai matang dan kental, lalu angkat dan dinginkan sebentar.
    2. Campurkan 250 gram tepung ketan, gula halus, garam, dan baking powder dalam mangkuk besar. Masukkan adonan biang, lalu aduk dengan tangan.
    3. Tambahkan telur, vanila ekstrak, dan 120 gram susu. Uleni selama 3-5 menit sampai adonan menyatu.
    4. Tuang mentega leleh, lalu uleni lagi selama 3-5 menit sampai adonan kalis, lembut, dan tidak menempel di tangan.
    5. Bagi adonan menjadi bulatan sekitar 15 gram, lalu bulatkan rapi. Potong baking paper menjadi kotak 8x8 cm.
    6. Letakkan 7 bulatan melingkar di atas baking paper dengan sisi saling menempel menyerupai bunga. Ulangi sampai adonan habis.
    7. Panaskan minyak dengan api kecil sampai sekitar 150-160 derajat Celsius. Uji dengan sedikit adonan, jika naik perlahan dan mendesis halus, minyak siap dipakai.
    8. Goreng donat bersama kertasnya. Setelah kertas terlepas, angkat dan buang. Goreng 3-4 menit per sisi sampai mengembang dan kuning keemasan, lalu tiriskan.
    9. Cincang cokelat, lalu panaskan bersama whipping cream dengan cara ditim sambil sesekali diaduk sampai meleleh dan halus. Dinginkan sebentar sampai agak kental.
    10. Celupkan satu sisi donat ke dalam cokelat, lalu letakkan di rak dan diamkan sampai set. Sajikan segera.

  3. Tips Memasak Donat Mochi

    ilustrasi whipped cream
    ilustrasi whipped cream (pexels.com/Katerina Holmes)
    1. Kukus adonan biang sampai benar-benar matang dan kental agar donat chewy dan tidak keras setelah dingin.
    2. Goreng dengan api kecil dan minyak yang cukup banyak agar donat mengembang, matang sampai ke dalam, dan kuning merata. Hindari api besar karena luarnya mudah gosong, sedangkan dalamnya masih mentah.
    3. Susun bulatan dengan sisi saling menempel dan jaga ukurannya seragam agar bentuk bunga tidak terpisah saat digoreng.
    4. Aduk cokelat dan whipping cream sampai halus tanpa gumpalan, lalu celupkan donat saat donat sudah agak dingin agar cokelat menempel dan tidak meleleh.
    5. Tidak punya whipping cream? Ganti dengan susu cair full cream, tetapi ganache akan sedikit lebih encer.

    Donat mochi paling enak dinikmati di hari yang sama, selagi teksturnya masih lembut dan kenyal. Sajikan polos dengan taburan gula halus atau berselimut cokelat, lalu ajak keluarga menarik bulatannya satu per satu sambil ngopi atau minum teh di sore hari. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More