Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep White Cake, Base Cake untuk Kue Ulang Tahun Bertingkat
ilustrasi white cake (unsplash.com/Fotógrafo Samuel Cruz)
  • White cake memakai putih telur, menghasilkan bagian dalam putih dengan tekstur lembut namun kokoh untuk kue ulang tahun bertingkat, pernikahan, dan acara istimewa.
  • Adonan dibuat dari cake flour, gula, baking powder, garam, mentega, minyak, buttermilk, putih telur, dan pasta vanila; lalu dipanggang pada 160°C selama 35–40 menit.
  • Bahan perlu bersuhu ruang dan diayak; gunakan metode reverse creaming, hindari overmix, lalu dinginkan kue sepenuhnya sebelum diberi frosting atau isian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

White cake adalah jenis kue klasik yang dikenal karena teksturnya yang lembut dan ringan, serta bagian dalamnya yang berwarna putih bersih. Berbeda dengan sponge cake (kue bolu) yang biasanya menggunakan telur utuh, white cake dibuat hanya dengan menggunakan putih telur.

Salah satu keunggulan utama white cake adalah teksturnya yang halus namun kokoh, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai kue dasar. Kue ini sering digunakan untuk kue ulang tahun bertingkat, kue pernikahan, dan kue untuk acara-acara istimewa. Jangan ke mana-mana, kita bahas resepnya!

Bahan Membuat White Cake

ilustrasi white cake (unsplash.com/Pablo Lancaster Jones)
  1. 473 gr tepung kue, ayak

  2. 525 gr gula halus, ayak

  3. 18 gr baking powder

  4. 9 gr garam laut halus

  5. 170 gr mentega tawar, lunakkan dan potong dadu

  6. 90 ml minyak nabati dengan rasa netral

  7. 355 ml buttermilk, suhu ruang

  8. 270 gr putih telur (dari sekitar 9 butir telur ukuran besar), suhu ruang

  9. 10 ml pasta biji vanila (vanilla bean paste)

Cara Membuat White Cake

ilustrasi white cake (unsplash.com/Joanna Stołowicz)
  1. Olesi loyang berukuran 20 cm dengan mentega, lalu alasi dengan kertas roti. Panaskan oven hingga suhu 160 derajat Celsius. Siapkan semua bahan dan pastikan bahan-bahan yang disimpan di lemari pendingin sudah mencapai suhu ruang.

  2. Campurkan tepung kue, gula, baking powder, dan garam. Aduk rata, lalu tambahkan mentega yang sudah lunak. Aduk dengan kecepatan rendah hingga teksturnya menyerupai pasir basah.

  3. Tuangkan minyak secara bertahap sambil terus diaduk perlahan, sampai mulai terbentuk gumpalan-gumpalan kecil.

  4. Campurkan pasta vanila ke dalam buttermilk. Masukkan setengah bagian campuran ini ke dalam adonan, lalu kocok dengan kecepatan sedang selama 90 detik hingga teksturnya ringan dan mengembang.

  5. Bersihkan sisi-sisi mangkuk, tambahkan sisa buttermilk dan putih telur, kemudian aduk sebentar saja hingga tercampur rata. Jangan mengaduk terlalu lama (overmix).

  6. Tuang adonan ke dalam loyang yang telah disiapkan dan ratakan permukaannya. Panggang selama 35–40 menit hingga matang.

  7. Lakukan tes kematangan dengan menusukkan tusuk gigi. Jika saat ditarik keluar tusuk gigi dalam keadaan bersih atau hanya menempel sedikit remah lembap, berarti kue sudah matang.

  8. Biarkan kue tetap di dalam loyang selama 10 menit. Keluarkan kue dengan hati-hati, lepaskan kertas rotinya, lalu dinginkan sepenuhnya di atas rak kawat sebelum diberi lapisan krim (frosting).

Tips Membuat White Cake

ilustrasi white cake (unsplash.com/Anastasiia Tokarieva)
  1. Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang. Keluarkan buttermilk dan putih telur dari lemari es sekitar 1–2 jam sebelum mulai menyiapkan adonan.

  2. Ayak terlebih dahulu bahan-bahan kering. Mengayak tepung kue, gula, dan bahan kering lainnya akan mencegah terbentuknya gumpalan, sehingga menghasilkan tekstur kue yang lebih halus dan lembut.

  3. Gunakan tepung khusus kue (cake flour), bukan tepung terigu serbaguna. Tepung kue memiliki kadar protein yang lebih rendah, yang membantu menciptakan tekstur kue yang ringan dan lembut.

  4. Gunakan mentega yang lunak, bukan mentega yang dicairkan. Mentega harus cukup lunak saat ditekan, namun tetap mempertahankan bentuknya.

  5. Ikuti metode reverse creaming dengan cermat. Campurkan mentega ke dalam bahan-bahan kering terlebih dahulu hingga teksturnya menyerupai pasir basah.

Rasanya yang lembut sangat cocok dipadukan dengan beragam jenis frosting (lapisan krim) maupun isian, mulai dari buttercream cokelat, selai stroberi, dan krim vanila, hingga potongan buah segar. Pastikan saja kue sudah benar-benar dingin sebelum kamu mulai menghiasnya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article