freepik.com/racool-studio
Menurut Niraj Naik, 20 menit setelah seseorang minum minuman bersoda, kadar gula darah akan meroket menyebabkan peningkatan jumlah insulin. Lever atau organ hati kemudian mengubah kelebihan gula ini menjadi lemak. Itulah sebabnya kebiasaan minum minuman bersoda bisa bikin berat badan naik dan memicu obesitas.
Kondisi kelebihan berat badan atau obesitas tak bisa dianggap sepele karena kondisi tersebut bisa mengundang banyak penyakit berbahaya.
Melansir laman resmi organisasi nonprofit AARP (sebelumnya dikenal sebagai American Association of Retired Persons), menurut Bonnie Liebman, direktur nutrisi Center for Science in the Public Interest, minuman manis (termasuk minuman bersoda) bisa memicu kenaikan berat badan.
Perlu diingat, apa pun yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan juga bisa meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, serta beberapa jenis kanker.
Selain gula, komponen lain dalam minuman bersoda yang bisa memicu peningkatan berat badan adalah air karbonasi. Menurut Nancy Farrell Allen, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics dan seorang ahli diet terdaftar di Fredericksburg, Virginia, Amerika Serikat (AS), berdasarkan sejumlah penelitian pendahuluan, air berkarbonasi ini bisa meningkatkan hormon rasa lapar, yaitu grelin, membuat seseorang mudah lapar, yang kemudian memicu penambahan berat badan.