Paparan cahaya biru dari layar ponsel atau tablet adalah salah satu gangguan terbesar bagi ritme sirkadian, karena dapat menekan produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh bersiap tidur. Studi menunjukkan bahwa paparan cahaya terang pada malam hari menunda fase tidur dan kualitas tidur yang lebih buruk.
Dengan mengurangi penggunaan layar setidaknya 30 menit sebelum berniat tidur di pesawat, tubuh punya kesempatan lebih besar untuk meningkatkan melatonin secara alami, sehingga ritme biologis menuju tidur tidak terganggu.
Selain itu, berhenti menatap layar juga membantu mengurangi stimulasi mental, yang merupakan salah satu faktor nonfisik yang sering membuat mata terjaga meskipun tubuh lelah.
Banyak faktor fisiologis dan lingkungan yang menentukan apakah tubuh mampu memasuki kondisi istirahat yang membutuhkan kualitas tidur tertentu. Dengan strategi yang tepat, peluang untuk tidur nyaman dan lebih cepat di pesawat dapat meningkat. Jika dilakukan bersama, tujuh cara di atas akan membantu kamu beristirahat saat menempuh perjalanan panjang di pesawat dengan cara yang lebih sehat.
Referensi
“How to Sleep on a Plane.” Sleep Foundation. Diakses Desember 2025.
“How to Sleep on a Plane: Expert Tips for Restful Flights.” Forbes. Diakses Desember 2025.
“6 Tips for Better Sleep When You Travel.” Johns Hopkins Medicine. Diakses Desember 2025.
“15 Science-Backed Tips for Sleeping on a Plane.” Casper Blog. Diakses Desember 2025.
Mushfiqul Anwar Siraji et al., “Light Exposure Behaviors Predict Mood, Memory and Sleep Quality,” Scientific Reports 13, no. 1 (August 1, 2023): 12425, https://doi.org/10.1038/s41598-023-39636-y.