TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Tips Kesehatan untuk Pendonor Darah Rutin, Wajib Diperhatikan ya!

Rutin mendonorkan darah akan membawa banyak manfaat untukmu

ilustrasi donor darah (pixabay.com/Michelle Gordon)

Selain bisa menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga dikenal membawa manfaat bagi pendonornya. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, membakar kalori, meningkatkan produksi darah, hingga menurunkan risiko kanker. Kamu yang sudah menjadi pendonor darah rutin tentu merasakan manfaatnya, kan?

Namun, ada kondisi tertentu yang menghalangi niatmu untuk donor darah. Misalnya sedang sakit, memiliki riwayat penyakit anemia, dan lainnya. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Berikut ini beberapa tips untuk para pendonor darah rutin agar kualitas darah tetap terjaga.

1. Tubuh harus fit

ilustrasi tubuh sehat dan fit (americaninno.com)

Agar bisa melakukan donor darah, tubuhmu harus benar-benar sehat. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) akan menolak jika kamu sedang demam, pusing, mual, atau bahkan sedang mengalami penyakit sepele lainnya. Tujuannya agar darah yang diambil benar-benar sehat dan tidak tertular penyakit apa pun.

2. Makan dan minum sebelum donor

ilustrasi makan sebelum donor darah (thenypost.files.com)

Sebelum melakukan donor darah, penting untuk mengisi perutmu. Jangan pernah melakukannya dalam keadaan perut kosong karena kamu akan merasa pusing setelahnya. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan pola makan beberapa hari sebelum hari kamu mendonorkan darah. Ini ditujukan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca Juga: Wah, Ada Cara Mengonversi Golongan Darah Donor Menjadi Tipe Universal!

3. Hindari minum obat sebelum donor darah

ilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)

Kamu juga akan ditolak untuk donor darah jika kamu mengonsumsi obat tertentu selama tiga hari terakhir. Ini karena kandungan obat tersebut ternyata masih ada di dalam darah sehingga tidak boleh didonorkan kepada orang lain.

4. Perbanyak makan sayuran hijau

ilustrasi makan sayur (unsplash.com/Anna Pelzer)

Sayuran hijau adalah salah satu makanan yang baik untuk meningkatkan kualitas darah. Konsumsi sayuran hijau seperti brokoli dan bayam juga bisa membersihkan darah dan hati. Makin baik kualitas darah, makin lancar donor darah yang rutin kamu lakukan.

5. Hindari makanan cepat saji dan berlemak

ilustrasi junk food (IDN Times/Mardya Shakti)

Makanan cepat saji atau junk food terkenal dengan kadar lemaknya yang berlebihan. Makin tinggi kadar lemak, makin kental konsistensi darah. Ini bisa menyebabkan penggumpalan darah pada tubuh pendonor. Risiko stroke, jantung koroner, dan penyakit jantung lain pun meningkat.

6. Tidur yang cukup

ilustrasi tidur (pexels.com/cottonbro)

Sebelum melakukan donor darah, kamu harus mendapatkan tidur yang cukup, yaitu tujuh hingga sembilan jam pada malam hari. Tujuannya untuk mengurangi risiko badan lemas dan pusing setelah donor darah.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Donor Darah Paling Gak Sekali Aja

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya