TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sederhana, Terapkan 5 Kebiasaan Ini Agar Terhindar dari Stunting

Biar gak menyesal

Unsplash/tbelabuseridze

Sebagai bagian dari generasi #MillenialBEST, kesadaran kita akan hidup sehat sangatlah perlu untuk ditingkatkan. Salah satunya dengan melek tentang stunting yang saat ini menjadi salah satu permasalahan cukup serius di Indonesia.

Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan pada anak balita yang diakibatkan kurangnya asupan gizi secara kronis. Akibatnya, anak balita pun menjadi terlalu pendek untuk anak seusianya.

Fyi, angka balita stunting di Indonesia sendiri cukup mencengangkan. Pada tahun 2018 terdapat 8 juta anak Indonesia mengalami gangguan pertumbuhan. Artinya 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting. Faktor lingkungan dan sosial budaya menjadi faktor utama sebagai penyebabnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai koordinator kampanye nasional penanganan stunting mendorong komunikasi fokus dan integratif, melalui berbagai kanal komunitas. Salah satunya melalu IDN Times sebagai representatif anak muda dan berikut adalah cara sederhana untuk kalian generasi Millenial agar terhindar dari stunting.

1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi

Unsplash/inayali

Kurangnya asupan gizi saat seorang calon ibu sedang mengandung dan di awal pertumbuhan anak menjadi salah satu sebab utama seorang balita mederita stunting. Pemenuhan gizi dan nutrisi menjadi hal yang sangat vital baik bagi sang calon ibu ataupun sang anak, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan.

Pemberian ASI eksklusif pada 6 bulan pertama dibarengi makanan pendamping ASI bisa menjadi salah satu cara mencegah stunting pada anak. Tidak hanya untuk calon ibu, kebiasaan mengkonsmusi makanan sehat juga perlu diterapkan untuk kalian #MillenialBEST agar pencegahan stunting bisa dilakukan sedini mungkin.

Salah satu cara sederhananya adalah dengan tidak lupa sarapan pagi dan mengurangi konsumsi junk food.

Baca Juga: 5 Alasan Generasi Millennial Harus Melek Stunting

2. Membiasakan olahraga

popsugar.com

Banyak orang yang keliru karena menyangka bahwa stunting adalah faktor genetika. Padahal faktor tersebut hanya berpengaruh sangat kecil, 3%. Faktor prilaku dan lingkungan merupakan porsi terbesar peyebab stunting.

Stunting justru dapat dicegah sedini mungkin dengan menerapkan hidup sehat, salah satunya adalah dengan rajin olahraga. Aktifitas fisik yang cukup melalui olahraga mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

Jika kamu sibuk dengan berbagai pekerjaan, cukup lakukan olahraga ringan selama 20 menit setiap harinya. Hal tersebut sudah cukup untuk menjaga hari-harimu tetap fit.

3. Mencuci tangan dengan sabun

Unsplash/rawpixel

Makanan bergizi dan berolahraga memang paduan yang baik dalam pola hidup sehat. Namun terkadang ada hal kecil yang sering kita lupakan, padahal efeknya terhadap kesehatan sangatlah bermanfaat, yaitu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Hal ini mampu mencegah anak dari infeksi dan diare yang merupakan salah satu sebab langsung penyebab gangguan gizi pada anak. Sehingga kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir ini perlu dibiasaka dalam kehidupan sehari-hari.

4. Sebar kesadaran tentang stunting melalui media sosial

Unsplash/mimithian

Fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan penderita stunting terbanyak tentulah bukan sebuah prestasi yang membanggakan. Kurangnya kesadaran masyarakat akan prilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu penyebabnya.

Pemerintah sendiri telah bertindak untuk menuntaskan permasalahan ini melalu berbagai programnya seperti program keluarga harapan dan bantuan pangan non tunai (BPNT) Namun bukan berarti kita harus lepas tangan begitu saja. Justru sebagai generasi #MillenialBEST kita harus turut serta dalam penanganan stunting ini.

Salah satu cara sederhanya adalah dengan memberikan infomasi yang relevan melalu berbagi kanal media sosial yang kita miliki baik facebook, instagram maupun pesan whatsapp. Sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah, Stunting dan Tubuh Pendek Itu Beda Lho!

Writer

ratih dona

kita tidak akan mendapat apa yang tidak kita berikan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya