Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hati-hati, Ini 8 Bahaya Ngeri Mendengarkan Musik Terlalu Keras & Lama!

Hati-hati, Ini 8 Bahaya Ngeri Mendengarkan Musik Terlalu Keras & Lama!
unsplash.com/Alice Moore
Share Article

Apakah kamu termasuk orang yang merasa harimu kurang lengkap jika tidak mendengarkan musik? Bahkan, pekerjaan terasa lebih lancar bila dikerjakan sambil mendengarkan musik. Tapi, tahukah kamu bahwa mendengarkan musik ada batasnya.

Mendengarkan musik menggunakan headset atau earphone tidak boleh lebih dari 90 desibel selama lebih dari 60 menit. Hal itu dapat menimbulkan berbagai masalah untuk dirimu sendiri. Menurut berbagai sumber, berikut ini 8 bahaya mendengarkan musik terlalu keras dan lama.

  1. 1. Penurunan fungsi pendengaran

    unsplash.com/Andrés Medina
    unsplash.com/Andrés Medina

    Volume musik yang aman untuk kita dengarkan adalah 90 desibel. Lebih dari itu, gendang telinga akan mulai rusak. Biasanya, kita akan merasa mendengar dengungan musik di seluruh bagian telinga hingga tubuh.

  2. 2. Infeksi telinga

    unsplash.com/Alphacolor 13
    unsplash.com/Alphacolor 13

    Hal berbahaya yang tidak banyak diketahui orang adalah berbagi earphone dengan orang lain. Penggunaan earphone yang bergantian akan memungkinkan adanya penyebaran infeksi dari telinga satu ke telinga lainnya. 

  3. 3. Kehilangan pendengaran di usia 20-an

    unsplash.com/Alireza Attari
    unsplash.com/Alireza Attari

    Sebuah penelitian menyatakan bahwa efek penggunaan headset atau earphone berlebih tidak akan langsung terasa. Penderita akan mulai kehilangan pendengarannya di usia 20-an.

  4. 4. Masalah syaraf

    unsplash.com/Daria Litvinova
    unsplash.com/Daria Litvinova

    Jika kita terus mendengarkan musik dengan suara yang keras, syaraf kita akan melemah. Hal ini dikarenakan sinyal yang mencapai otak tidak berhasil tiba di tujuannya.

  5. 5. Kerusakan otak dan fungsi tubuh lainnya

    unsplash.com/Juja Han
    unsplash.com/Juja Han

    Apabila masalah melemahnya syaraf tidak ditangani dan aktivitas mendengarkan musik terlalu kencang terus berlanjut, bahayanya akan terjadi kerusakan otak dan fungsi tubuh lainnya. 

  6. 6. Penurunan konsentrasi

    unsplash.com/William Iven
    unsplash.com/William Iven

    Musik keras yang secara konstan kita dengarkan ketika mengerjakan sesuatu, akan menurunkan konsentrasi kita. Secara tidak langsung, musik yang kita dengarkan akan menyebabkan konsentrasi kita terbagi dan menurun.

  7. 7. Gangguan pendengaran secara permanen

    unsplash.com/Siddharth Bhogra
    unsplash.com/Siddharth Bhogra

    Terus-terusan mendengarkan musik lebih dari 90 desibel akan menyebabkan gangguan pendengaran secara permanen atau tuli. Sebaiknya mendengarkan musik menggunakan earphone tidak terlalu lama dan volumenya tidak melebihi 90 desibel.

  8. 8. Keseimbangan terganggu

    unsplash.com/Nalau Nobel
    unsplash.com/Nalau Nobel

    Karena telinga memiliki sistem keseimbangan, ketika pendengaran mengalami penurunan terlalu cepat, keseimbangan bisa terganggu. Akibatnya, timbul masalah berupa vertigo atau pusing yang berputar.

    Nah, sekarang sudah tahu kan bahayanya bagi kesehatanmu? Tidak hanya bagi pendengaran, tapi bisa merambat ke otak dan tubuh lainnya. Mulai sekarang dengarkan musik dengan batas volume yang seharusnya ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More