Hindari defisit kalori ekstrem.
Jangan “balas dendam” olahraga setelah makan banyak.
Tetap hidrasi cukup.
Fokus pada konsistensi, bukan kesempurnaan.
Keberlanjutan pola hidup sehat lebih efektif dibanding pendekatan ekstrem jangka pendek.
Liburan seharusnya menjadi waktu pemulihan, bukan sumber stres baru karena angka timbangan. Membakar lemak tidak selalu berarti sesi olahraga berat atau diet ketat.
Langkah kecil seperti berjalan lebih banyak, tidur cukup, dan memilih protein berkualitas memberi dampak nyata pada metabolisme. Kesehatan bukan tentang menahan diri sepenuhnya saat liburan, melainkan tentang menjaga keseimbangan dengan cara yang realistis dan berkelanjutan.
Referensi
"ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription. 11th ed." American College of Sports Medicine. Diakses Februari 2026.
Westerterp-Plantenga et al., “Dietary Protein, Weight Loss, and Weight Maintenance,” Annual Review of Nutrition 29, no. 1 (June 12, 2009): 21–41, https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-080508-141056.
James A. Levine, “Nonexercise Activity Thermogenesis (NEAT): Environment and Biology,” American Journal of Physiology-Endocrinology and Metabolism 286, no. 5 (April 21, 2004): E675–85, https://doi.org/10.1152/ajpendo.00562.2003.
"WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour." World Health Organization. Diakses Februari 2026.
Arlet V Nedeltcheva et al., “Insufficient Sleep Undermines Dietary Efforts to Reduce Adiposity,” Pmc.Ncbi.Nlm.Nih.Gov, October 5, 2010, https://doi.org/10.1059/0003-4819-153-7-201010050-00006.
Vasanti S Malik, Matthias B Schulze, and Frank B Hu, “Intake of Sugar-sweetened Beverages and Weight Gain: A Systematic Review1–3,” American Journal of Clinical Nutrition 84, no. 2 (August 1, 2006): 274–88, https://doi.org/10.1093/ajcn/84.1.274.
Carolyn Dunn et al., “Mindfulness Approaches and Weight Loss, Weight Maintenance, and Weight Regain,” Current Obesity Reports 7, no. 1 (February 13, 2018): 37–49, https://doi.org/10.1007/s13679-018-0299-6.