Comscore Tracker

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepala

Bisa sebabkan sakit kepala berulang

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan sakit kepala, seperti stres, alergi, dehidrasi, hingga pola makan. Cara pengobatannya pun bermacam-macam, mulai dari istirahat hingga penggunaan obat-obatan.

Semua orang pasti pernah mengalami sakit kepala beberapa kali dalam hidupnya. Namun, jika sakit kepala terus datang dan pergi, ini tentunya akan mengganggu aktivitasmu sehari-hari.

Sakit kepala yang terus berulang kemungkinan disebabkan oleh apa yang kamu makan sehari-hari. Untuk sakit kepala seperti ini, pengobatan yang terbaik tentunya dengan menghindari makanan dan minuman pemicu sakit kepala. Nah, kali ini kita akan membahas apa saja minuman yang dapat menyebabkan sakit kepala.

1. Alkohol

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi minuman beralkohol (pexels.com/Tim Erben)

Alkohol adalah salah satu minuman yang paling sering memicu sakit kepala, utamanya migrain. Menurut satu studi yang diterbitkan di European Journal of Neurology tahun 2019, lebih dari 35 peserta dengan migrain melaporkan bahwa alkohol adalah salah satu pemicu umum mereka.

Anggur merah terutama dilaporkan sebagai pemicu migrain di lebih dari 77 persen peserta yang melaporkan alkohol sebagai pemicu. Alkohol menyebabkan sakit kepala dengan memicu dehidrasi, yang merupakan kontributor signifikan dalam mengembangkan sakit kepala.

2. Kopi

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi secangkir kopi (pixabay.com/cocoparisienne)

Kafein dalam jumlah kecil sebenarnya dapat membantu menghilangkan sakit kepala. Namun, konsumsi terlalu banyak kafein bisa menjadi pemicu sakit kepala. Menurut laman Everyday Health, minum 200 mg kafein atau sekitar dua sampai tiga cangkir kopi dapat menyebabkan sakit kepala. Tak jarang, sakit kepala muncul saat kamu berhenti minum kopi sebagai akibat dari penarikan kafein.

Saat kamu minum kafein, pembuluh darah akan menjadi sempit. Lalu, ketika kafein keluar dari tubuh, pembuluh darah akan melebar kembali dan memicu peningkatan aliran darah. Peningkatan tekanan dari aliran darah inilah yang menyebabkan sakit kepala. Inilah yang dikenal sebagai sakit kepala akibat penarikan (withdrawal) kafein.

3. Minuman berenergi

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi minuman berenergi (pexels.com/breakingpic)

Minuman berenergi umumnya tinggi gula, kafein, dan herbal tambahan yang dianggap dapat meningkatkan energi. Meskipun minuman berenergi dapat memberi kamu dorongan energi selama satu atau dua jam, tetapi setelahnya kamu akan merasakan sakit kepala dan kelelahan.

Dilansir Caffeine Informer, ketika kamu minum minuman berenergi, kandungan kafeinnya menyebabkan pembuluh darah di otak menyempit. Lalu, saat kamu menghentikan asupan kafein, pembuluh darah di otak melebar yang meningkatkan aliran darah dan kemudian memicu sakit kepala. Selain itu, tingginya kadar gula dalam minuman berenergi juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang salah satu efeknya adalah sakit kepala.

Baca Juga: Bukan Dehidrasi, 5 Penyakit Ini Sebabkan Urine Berwarna Cokelat

4. Jus buah

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi jus buah kemasan (unsplash.com/Joshua Rawson-Harris)

Jus buah yang dijual dalam kemasan siap minum umumnya sangat tinggi kandungan gula, yang memiliki efek langsung pada sistem saraf, menurut penjelasan laman Eat This Not That! Selain itu, minum jus tanpa makanan atau cairan lain akan menyebabkan gula darah naik dan turun dengan cepat. Fluktuasi gula darah ini selanjutnya akan menyebabkan sakit kepala.

Jika kamu ingin minum jus, sebaiknya buat sendiri dengan sayuran dan buah-buahan yang ada di rumah. Hindari menambahkan gula agar tidak memicu sakit kepala dan mengurangi manfaat jus.

5. Susu

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit KepalaIlustrasi susu (unsplash.com/perfectcoding)

Banyak orang yang tidak toleran terhadap laktosa dalam susu dan produk susu. Dijelaskan laman Bustle, selain masalah pencernaan, intoleransi laktosa ini juga akan menyebabkan sakit kepala, termasuk migrain.

Ini karena produk susu menyebabkan penyempitan dan pelebaran pembuluh darah di otak. Penyempitan pembuluh darah memicu kelemahan tubuh, mati rasa, dan masalah penglihatan. Lalu, saat pembuluh kemudian membesar, kamu akan mengalami sakit kepala.

6. Minuman dingin

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi minuman dingin (unsplash.com/The Matter of Food)

Minum minuman dingin dapat memicu rasa sakit yang menusuk di kepala. Kemungkinan besar sakit kepala akan terjadi saat kamu minum minuman dingin dengan cepat, setelah berolahraga, atau saat kepanasan.

Dilansir Cleveland Clinic, ketika tubuh tiba-tiba merasakan dingin yang ekstrem di mulut atau tenggorokan, tubuh akan mencoba bereaksi dan menghangat.

Pembuluh darah di area kepala akan mengembang agar darah ekstra dapat masuk dan menghangatkan area tersebut. Namun, perubahan cepat dalam ukuran pembuluh darah menyebabkan rasa sakit yang tiba-tiba.

Tidak seperti sakit kepala lainnya, sakit kepala akibat minuman dingin datang dan pergi dengan cepat. Biasanya hanya berlangsung beberapa detik hingga menit lalu hilang dengan sendirinya.

7. Minuman yang mengandung pemanis buatan

7 Jenis Minuman yang Bisa Menyebabkan Sakit Kepalailustrasi minuman bersoda (unsplash.com/Mohaman Babayan)

Pemanis buatan adalah alternatif gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman untuk menambah rasa manis. Ini banyak ditambahkan ke dalam minuman ringan atau minuman diet karena bisa memberikan rasa manis tanpa tambahan banyak kalori. Sayangnya, pemanis buatan pada minuman dapat memicu sakit kepala dan migrain.

Dijelaskan dalam laman UC Health, ada korelasi positif antara pemanis buatan jenis aspartam dengan sakit kepala. Namun, aspartam harus dikonsumsi dalam jumlah besar untuk dapat menyebabkan sakit kepala. Kamu mungkin juga harus terpapar aspartam dalam waktu lama untuk kemudian berkembang menjadi sakit kepala.

Sakit kepala memang terasa menyakitkan dan bisa mengganggu aktivitas harian. Untungnya, dengan menghindari semua minuman pemicunya, ini dapat menyembuhkan dan mencegah sakit kepala di kemudian hari.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Sakit Kepala setelah Menangis, Wajib Tahu!

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya