ilustrasi ADHD (pexels.com/Tara Winstead)
Ketika seseorang memiliki gangguan perhatian, seperti ADHD, otak mengalami perubahan dalam jumlah dan cara kerja bahan kimia ini. Salah satu bahan kimia yang berperan penting dalam mengatur perhatian dan fokus adalah dopamin.
Dopamin adalah seperti "pesan" yang dikirimkan di otak yang membantu mengatur emosi, motivasi, dan perhatian. Orang dengan ADHD mungkin memiliki jumlah dopamin yang lebih sedikit atau sistem komunikasi yang tidak efektif dalam otak mereka.
Hal tersebut dapat menyebabkan gejala-gejala seperti kesulitan dalam memusatkan perhatian, impulsivitas, dan hiperaktivitas. Salah satu dampaknya, otak akan membuat pikiran menjadi kusut dan terjaga sepanjang malam.
Orang dengan ADHD akan mengalami kesulitan dalam menenangkan diri dan merasa gelisah pada malam hari sehingga sulit untuk tidur nyenyak. Hal ini bisa membuat mereka memiliki kualitas tidur yang buruk.
ADHD bisa membuat orang yang hidup dengannya rentan mengalami insomnia. Sangat penting untuk tetap berpikir positif dan berusaha untuk mencari solusi agar kualitas tidur membaik agar tidak memunculkan permasalahan baru.