Comscore Tracker

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!

Sering dipakai selebritas, loh!

Seiring waktu, ada berbagai organ tubuh yang tanggal perlahan. Selain gigi, organ tersebut adalah rambut kepala. Di usia lanjut, tidak jarang rambut menipis dan meranggas. Bukan hanya faktor usia, kebotakan juga bisa terjadi akibat beberapa faktor lainnya, dari genetik, gaya hidup, hingga efek samping pengobatan.

Bagi beberapa orang, kebotakan bisa menurunkan kepercayaan diri. Berita baiknya, di dunia modern ini, ada opsi medis yang bisa ditempuh untuk menutupi kebotakan kepala. Opsi tersebut adalah transplantasi rambut. Sering digunakan oleh selebritas, inilah fakta transplantasi rambut yang bikin kepala jadi lebat lagi!

1. Definisi dan tipe transplantasi rambut

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi transplantasi rambut (istanbulhairclinic.com)

Sesuai namanya, transplantasi rambut adalah proses memindahkan rambut dari satu area kepala ke area kebotakan. Umumnya, folikel rambut diambil dari bagian belakang kepala (area donor), lalu ditanamkan ke celah kecil di kulit kepala yang mengalami kebotakan.

Menurut Medical News Today, ada dua jenis transplantasi rambut yang paling umum, yaitu:

  • Follicular unit strip surgery (FUSS): mengeluarkan sepotong kulit dari area donor dan menutup area donor dengan jahitan. Dengan mikroskop, kulit donor tersebut dipisahkan menjadi unit folikel kecil yang memiliki satu atau lebih folikel rambut yang akan dimasukkan ke kulit kepala yang mengalami kebotakan
  • Follicular unit extraction (FUE): bukan seluruh kulit, hanya folikel rambut yang diambil dari area donor. Meskipun ada risiko jaringan parut, tetapi tidak akan tampak karena tertutup rambut. Selain itu, metode FUE tidak membutuhkan jahitan

Dibanding FUSS, metode FUE tidak invasif sehingga risiko komplikasi pasca transplantasi lebih minim. Selain itu, folikel rambut bisa diambil dari berbagai lokasi tubuh, tidak hanya belakang kepala. Karena prosesnya memakan waktu, hasil yang lebih baik, dan butuh ahli yang berpengalaman, FUE lebih mahal daripada FUSS.

2. Proses transplantasi rambut

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi anestesi sebelum transplantasi rambut (htandrc.com)

Umumnya, transplantasi rambut bisa dilakukan oleh spesialis bedah plastik dan dermatolog. Setelah kulit kepalamu dibersihkan, ahli bedah atau dermatolog akan membius area kepala dengan anestesi lokal. Prosedur transplantasi kepala berbeda tergantung pada teknik yang digunakan.

Pada metode FUSS:

  • Ahli bedah/dermatolog menggunakan pisau bedah untuk memotong kulit kepala dari area donor.
  • Area donor tersebut kemudian ditutup dengan jahitan
  • Ahli bedah/dermatolog memisahkan kulit kepala menjadi bagian-bagian kecil (cangkok/graft) dengan folikel rambut untuk digunakan pada area kebotakan. Cangkok dapat dibagi menjadi dua jenis:
    • Slit graft: mengandung 4—10 rambut
    • Micrograft: mengandung 1—2 rambut
6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi transplantasi rambut metode FUE (healthline.com)

Pada metode FUE, folikel rambut diambil langsung dari area donor lewat banyak sayatan kecil. Berikut prosesnya:

  • Ahli bedah/dermatolog membuat sayatan kecil pada area kepala yang menerima transplantasi. Lalu, folikel rambut ditanamkan pada sayatan-sayatan kecil tersebut
  • Dalam satu sesi, ratusan hingga ribuan rambut bisa digunakan untuk transplantasi
  • Setelahnya, ahli bedah/dermatolog menggunakan graft atau perban untuk menutupi kulit kepala tersebut selama beberapa hari

Seluruh proses transplantasi rambut bisa memakan waktu antara 4—8 jam tergantung dari ukuran transplantasi rambut di kepalanya. Umumnya, jahitan di kepala bisa dilepas 10 hari setelah transplantasi.

Agar hasilnya maksimal, transplantasi rambut biasanya berjalan selama 3—4 sesi. Sesi-sesi ini diberikan jeda waktu beberapa bulan agar area kepala bisa pulih terlebih dulu.

3. Proses pemulihan pasca transplantasi rambut

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi perempuan yang tengah menjalani transplantasi rambut (clinicexpert.com)

Setelah proses transplantasi rambut, kamu bisa kembali bekerja beberapa hari setelahnya. Namun, kulit kepala mungkin terasa sakit. Oleh karena itu, Healthline melansir bahwa perlu terapi obat untuk meredakan sensasi tidak nyaman setelahnya. Beberapa terapi obat yang umum diresepkan setelah transplantasi rambut adalah:

  • Obat pereda nyeri
  • Antibiotik untuk mencegah infeksi
  • Anti-inflamasi untuk mencegah pembengkakan

Jangan kaget bila rambut yang ditransplantasi rontok 2—3 minggu setelah prosedur karena inilah tanda pertumbuhan rambut baru. Rambut-rambut baru akan terlihat tumbuh 8—12 bulan setelah prosedur transplantasi rambut.

Baca Juga: 10 Potret Anang Hermansyah Jalani Transplantasi Rambut, Dibotakin Dulu

4. Mengapa transplantasi rambut mahal?

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi rambut lebat (pixabay.com/StockSnap)

Perlu kamu ketahui, transplantasi rambut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bisa sampai puluhan hingga ratusan juta! Mengapa bisa semahal itu?

  • Jumlah rambut yang ditransplantasi: makin banyak rambut yang dipindahkan, makin mahal biaya yang dikeluarkan

  • Metode transplantasi rambut: metode FUE lebih mahal dibanding FUSS

  • Keahlian ahli bedah/dermatolog: ahli bedah/dermatolog yang lebih berpengalaman di bidang transplantasi rambut bisa mematok harga lebih tinggi per sesi

  • Lokasi klinik transplantasi rambut: jika biaya hidup mahal, maka tarif transplantasi rambut bisa mengikuti

  • Kompetisi antara klinik transplantasi rambut: di tempat yang tidak memiliki banyak klinik transplantasi rambut, harga bisa jauh lebih mahal

Selain harganya yang mahal, transplantasi rambut umumnya tidak di-cover oleh asuransi. Hal ini dikarenakan transplantasi rambut termasuk di sisi kosmetik.

5. Risiko dan komplikasi transplantasi rambut

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi melepas perban setelah prosedur transplantasi rambut (nordichairinternational.com)

Prosedur transplantasi rambut umumnya aman dengan tingkat keberhasilan tinggi, terutama bila rambut donor cukup tebal dan prosedur dilakukan oleh ahli bedah/dermatolog yang berlisensi atau berpengalaman di bidangnya. Namun, jika salah memilih, maka prosedur ini bisa berisiko tinggi. Risiko-risiko tersebut mencakup

  • Infeksi
  • Pendarahan berlebihan
  • Inflamasi pada folikel rambut/folikulitis
  • Jaringan parut di kulit kepala
  • Benjolan di kulit kepala
  • Pertumbuhan rambut baru yang tidak alami dan tidak merata

Selain itu, ada juga risiko bahwa cangkoknya tidak berhasil. Akibatnya, prosedur transplantasi rambut harus diulang yang memakan lebih banyak biaya dan kamu juga harus menahan lebih banyak rasa sakit.

Oleh karena itu, sebelum menempuh opsi transplantasi rambut, ada baiknya kamu mencari tahu tentang prosedur ini terlebih dulu dan memilih ahli bedah/dermatolog yang berpengalaman. Selain itu, diskusikan risiko dan waktu pemulihan sebelum prosedur agar kamu bisa mendapatkan opsi transplantasi rambut terbaik.

6. Alternatif selain transplantasi rambut

6 Fakta Transplantasi Rambut, Ampuh Tutupi Kebotakan!ilustrasi terapi laser untuk rambut lebat (doctorsaestheticscentre.com)

Untuk menutupi kebotakan, transplantasi rambut bukanlah satu-satunya opsi. Karena risiko komplikasi dan harga yang cukup mahal, orang-orang pun berpaling ke opsi-opsi lain. Menurut American Academy of Dermatology, beberapa alternatif umum selain transplantasi rambut adalah:

  • Minoxidil: untuk laki-laki dan perempuan, dijual bebas
  • Finasteride: hanya untuk laki-laki dan perlu resep. Obat ini dapat memicu pertumbuhan rambut dan menghambat kebotakan
  • Estrogen (oral atau topikal): untuk kebotakan pada perempuan
  • Kortison (topikal atau suntikan): untuk mempercepat pertumbuhan rambut
  • Terapi laser dosis rendah: untuk mengobati kebotakan bersifat genetik atau kebotakan di atas dan depan kepala pada laki-laki dan perempuan

Selain opsi-opsi ini, umumnya, kebotakan terjadi karena kondisi medis. Jadi, dengan mengobati kondisi medis tersebut, kebotakan juga harusnya terobati.

Baca Juga: 10 Potret Beda Kevin Aprilio Sebelum Vs Sesudah Transplantasi Rambut 

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya