TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Waspada Infeksi Jamur Hitam 'Mucormycosis', Ini Cara Antisipasinya!

#IDNTimesHealth Daya tahan tubuh kuat adalah kunci!

ilustrasi pasien dengan oksigen (pexels.com/cottonbro)

Dunia kesehatan kini tengah berantisipasi dengan mucormycosis, infeksi jamur yang dinilai cukup langka. Antisipasi semakin tinggi sebab risiko terinfeksi mucormycosis meningkat dikarenakan banyaknya orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah akibat wabah COVID-19

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui lebih dalam mengenai mucormycosis. Mulai dari bagaimana infeksi terjadi dan cara pencegahannya. Simak lebih lanjut, ya. 

1. Apa itu mucormycosis?

ilustrasi meneliti mucormycosis (pexels.com/Gustavo Fring)

Dilansir Center for Disease Control and Prevention atau CDC, mucormycosis adalah infeksi jamur langka yang disebabkan oleh sekelompok jamur bernama mucormycetes. Umumnya, mucormycosis menyerang orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Infeksi ini paling sering mempengaruhi kinerja sinus dan paru-paru. Namun, mucormycosis juga bisa terjadi pada kulit yang sedang mengalami luka.

2. Mucormycosis disebabkan oleh jamur mucormyetes

ilustrasi penyebab mucormycosis (pexels.com/Valeriia Miller)

Dikutip dari Healthline, penyebab mucormycosis adalah adanya paparan dari jamur mucormyete. Biasanya organisme ini terdapat di dedaunan, tumpukan kompos, tanah dan kayu yang membusuk. Selain itu, spora jamur mucormyete yang berada di udara dapat meningkatkan potensi penularan penyakit mucormycosis.

Jika spora ini terhirup maka akan dapat menganggu organ pernafasan dan menyebabkan infeksi pada sistem saraf pusat, mata, wajah paru-paru dan sinus. Selain itu, jamur mucormyete juga bisa menyebabkan infeksi pada kulit yang sedang terluka, misalnya luka bakar. 

Kondisi daya tahan tubuh yang lemah sangat berperan penting dalam proses penularan mucormycosis. Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang tertular mucormycosis:

  • Pasien kanker
  • Kulit yang terluka
  • Mengidap HIV atau AIDS
  • Baru saja menjalani operasi
  • Baru saja melakukan transplantasi organ tubuh
  • Orang dengan diabetes, terutama bila tidak menjalani pengobatan dengan benar

Baca Juga: Cuci Hidung Ampuh Melindungi Saluran Pernafasan? Cek Faktanya  

3. Apa saja gejala dari mucormycosis?

ilustrasi gejala mucormycosis (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Berdasarkan laporan di Center for Disease Control and Prevention atau CDC, gejala mucormycosis akan timbul tergantung di bagian tubuh mana jamur mucormyete tumbuh.

  • Mucormycosis rhinocerebral yang tumbuh di daerah sinus dan otak akan memiliki gejala seperti terjadi pembengkakan di sebagian sisi wajah, sakit kepala, hidung atau sinus tersumbat, demam dan muncul lesi hitam di bagian batang hidung atau bagian dalam mulut bagian atas.
  • Mucormycosis paru yang tumbuh di daerah paru akan memiliki gejala meliputi, demam, batuk, dada terasa sakit dan sesak nafas.
  • Mucormycosis pada daerah kulit akan timbul gejala seperti lecet atau bisul, serta area yang terinfeksi akan berubah menjadi warna hitam. Gejala lain yang timbul adalah adanya rasa sakit, terasa hangat di area kulit yang terinfeksi, kulit memerah dan terjadi pembengkakan di sekitar luka.
  • Mucormycosis gastrointestinal akan memiliki gejala seperti sakit perut, mual, muntah dan terjadi pendarahan gastrointestinal (saluran pencernaan).
  • Mucormycosis diseminata biasanya terjadi pada orang yang sudah sakit disebakan oleh kondisi medis lain. Jadi, sangat sulit untuk melihat gejala awal dari mucormycosis

4. Pengobatan yang harus dijalani oleh pasien mucormycosis

ilustrasi pengobatan mucormycosis (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Langkah pertama untuk mengobati mucormycosis adalah dengan pemberian obat anti jamur intravena (IV) dan menjalani debridement bedah. Debridement bedah adalah proses pemotongan semua jaringan yang telah terinfeksi oleh jamur mucormyete.

Cara ini telah terbukti dapat mencegah infeksi menyebar lebih luas. Jika pasien mucormycosis memiliki respon yang baik dengan terapi IV dan pemotongan jaringan, maka pasien sudah bisa meminum obat yang akan diresepkan oleh dokter.

Baca Juga: India Laporkan 45 Ribu Kasus Infeksi Jamur Hitam, 4.200 Meninggal

Verified Writer

Ruth Cikita

[kosong]

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya